Cerita Kriminal

Pakai Bungkus Kuaci, 298 Butir Ekstasi dari Malaysia Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Sebanyak 298 butir ekstasi dari Malaysia yangdisimpan dari dalam kuaci akhirnya dibongkar petugas di Bandara Soekarno-Hatta.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta ungkap kasus penyelundupan narkotika sabu dan ekstasi dari barang kiriman dan bagasi penumpang, Rabu (31/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pengiriman obat-obatan terlarang dari Malaysia berhasil dicegah petugas begitu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, pada Kamis (18/8/2022).

Penggagalan tersebut saat Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mencium adanya kejanggalan dalam pengiriman kudapan jenis kuaci.

Kepala Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan mengatakan, untuk mengelabui petugas, para pelaku menaruh 298 butir ekstasi di dalam bungkus makanan kuaci.

"Terdapat 298 butir narkotika golongan 1 jenis MDMA/ekstasi melalui barang kiriman asal Malaysia," papar Finari di kantornya, Rabu (31/8/2022).

"Jadi modusnya disembunyikan dalam kemasan makanan ringan kuaci," sambungnya.

Baca juga: Wanita Cantik Asal Meksiko Ketahuan Bawa 3 Kg Sabu di Koper, Ternyata Kurir Sabu Internasional

Dalam pantauan TribunJakarta.com, bungkus kudapan kuaci tersebut berukuran besar.

Lalu, di dalamnya bercampur makanan kuaci beserta barang haram 298 butir ekstasi.

Tersangka RA yang jadi tersangka kasus penyelundupan 298 butir narkotika jenis ekstasi asal Malaysia yang disembunyikan dalam bungkus kudapan kuaci, Rabu (31/8/2022).
Tersangka RA yang jadi tersangka kasus penyelundupan 298 butir narkotika jenis ekstasi asal Malaysia yang disembunyikan dalam bungkus kudapan kuaci, Rabu (31/8/2022). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

"Seorang warga negara Indonesia (WNI) inisial RA yang kedapatan sebagai penerima barang kiriman asal Malaysia yang tiba pada 18 Agustus 2022," beber Finari.

Usut punya usut, pengiriman ekstasi itu ditujukan untuk seorang wanita asli China berinisial XJ.

Kata Finari, XJ adalah mantan warga binaan pemasyarakatan (WBP) alias narapidana kasus penyalahgunaan narkotika juga.

Baca juga: Dinding Koper Penuh Sabu Setiba di Bandara Soekarno-Hatta, Wanita Cantik Meksiko Ini Tak Berkutik

"Namun, saat dilakukan control delivery yang menerima adalah RA yang berada di alamat paket tersebut dan bukan XJ pada Jumat (21/8/2022)," tutur Finari.

Hingga saat ini, lanjutnya, XJ masih dalam pencarian Polresta Bandara Soekarno-Hatta karena masih dalam pelarian.

Satu hari setelahnya, seorang wanita berkewarganegaraan Meksiko kedapatan membawa narkotika jenis sabu saat melintas di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (19/8/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved