Wali Kota Minta CPNS-PNS di Jakarta Utara Sisihkan Gaji hingga Tunjangan Buat Bayar Zakat

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim ajak CPNS dan PNS menyisihkan gajinya untuk berzakat.

Dok. Pemkot Jakarta Utara
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim memimpin rapat sosialisasi Ingub nomor 67 tahun 2019 tentang Pengumpulan dan Penunaian Zakat Pendapatan Bagi PNS dan CPNS di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu (31/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengajak para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan PNS di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Utara untuk menyisihkan gajinya demi berzakat.

Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat sosialisasi Ingub nomor 67 tahun 2019 tentang Pengumpulan dan Penunaian Zakat Pendapatan Bagi PNS dan CPNS di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Saya mengajak seluruh peserta sosialisasi yang hadir di sini untuk menyisihkan sedikit dari rejekinya, gajinya, atau dari Tunjangan Kesejahteraan Daerah (TKD) yang didapatkan untuk memasukan ke Baznas Bazis," kata Ali, Rabu (31/8/2022).

Zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul nantinya akan dikelola, digunakan, dan dikembalikan kemasyarakat dalam bentuk yang lebih bermanfaat.

Supaya tak terasa berat, Ali menyarankan bisa membayar uang muka zakat dari rekening setiap CPNS dan PNS.

Baca juga: Terima Zakat, 300 Mustahik Dapat Pesan Penting dari Sekjen Kemendagri

"Agar tidak terasa berat dan otomatis, caranya langsung di-down payment (DP) dari rekening kita," katanya

Adapun pengumpulan dan penunaian ZIS pendapatan PNS dan CPNS tersebut sudah diatur lewat beberapa beleid.

Mulai dari Instruksi Presiden, Instruksi Menteri Dalam Negeri, Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Instruksi Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, hingga Instruksi Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara.

Baca juga: Bagaiamana Hukum Bayar Zakat Fitrah Tapi Tidak Membayar Zakat Mal? Berikut Penjelasannya

"Dengan menjalankan instruksi tersebut kita semua bukan hanya membantu membangun kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan, tetapi juga menjalankan amanat yang tertulis dalam sumpah kita sebagai Aparatur Sipil Negara untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Utara Wisnu Cakraningrat mengatakan, masih banyak potensi pendapatan ZIS yang bisa didapatkan dan harus digali dari CPNS dan PNS di Jakarta Utara.

Jika dihitung, pendapatan ZIS dari lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Utara bisa mencapai Rp 1,9 miliar.

"Insya Allah jika semua dapat menyalurkan ZIS-nya, nilai yang akan didapatkan sebesar Rp 1,9 miliar," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved