Bukan 2030, Anies Baswedan Targetkan Gas Rumah Kaca Turun 30 Persen pada 2025

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan penurunan emisi karbon atau gas rumah kaca (GRK) sebesar 30 persen bisa tercapai pada tahun 2025.

Nur Indah Farrah Audina/TribunJakarta.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Fairmount, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan penurunan emisi karbon atau gas rumah kaca (GRK) sebesar 30 persen bisa tercapai pada tahun 2025. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan penurunan emisi karbon atau Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 30 persen bisa tercapai pada tahun 2025 mendatang.

Hal ini disampaikannya saat membuka acara Jakarta Investment Forum (JIF) 2022 di Hotel Fairmount, Jakarta Pusat.

"Pertama, kami mau mengurangi green house gas emission hingga 30 persen di 2030. Sekarang, tahun 2022 kita bersyukur telah meraih 26 persen dari 30 persen target itu. So we are ahead of that target. Jadi kami optimis di tahun 2025 nanti kami akan meraih target itu," ucapnya lokasi.

Target ini tentulah maju lima tahun lebih awal lantaran pencapaian yang sudah ditorehkan pada Maret 2022 lalu.

Di mana, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini sempat mengungkapkan penurunan emisi karbon atau gas rumah kaca (GRK) yang sudah mencapai 26 persen kala membuka Jakarta E-Mobility Event secara virtual.

Baca juga: Ikuti Aturan Kemendagri Soal Pemberhentian Kepala Daerah, Anies Heran: Kok Jakarta yang Jadi Berita

Sebab, dengan menurunnya emisi karbon atau gas rumah kaca (GRK) dapat membantu tercapainya target net zero emission di Kota Jakarta pada 2050 mendatang.

"Gini tekait dengan dengan zero emmission target 2025 itu unsurnya ada banyak. Satu soal mobilitas yang tadi saya jelaskan dengan kendaraan umum. Yang kedua meningkatkan ruang hijau dan tempat bermain bukan sekadar hijau. Ketiga adalah juga gedung gedung yang harus lebih efisien dalam mengonsumsi energi.Jadi ini semua yang harus dikerjakan," pungkasnya.

Baca juga: Pemprov DKI Ikuti Aturan Main Kemendagri soal Pemberhentian Anies Baswedan - Ahmad Riza

Diwartakan sebelumnya, Pemprov DKI klaim emisi karbon atau gas rumah kaca (GRK) di Jakarta turun 26 persen.

Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan kala membuka Jakarta E-Mobility Event secara virtual.

"Memiliki target ambisius untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 50 persen pada tahun 2030. Dan, saya senang untuk melaporkan bahwa sekarang, Kami telah mengurangi sebesar 26 persen dan kami optimis, bahwa kita akan dapat mencapai Net Zero Emission pada tahun 2050," ucapnya, Selasa (1/3/2022).

Sebelumnya, Pemerintah Jakarta memang telah mengambil langkah serius dengan berkomitmen untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang berketahanan iklim.

Diantaranya dengan menargetkan menurunkan emisi karbon atau gas rumah kaca (GRK) 30-50 persen pada 2030, yang dilakukan sebagai upaya menuju tercapainya target net zero emission.

"Komitmen ini telah dituangkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 90 tahun 2021 tentang rencana pembangunan rendah karbon Jakarta," jelasnya.

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved