Persija Jakarta

Meski Baru di Persija, Keindonesiaan Pemain Eropa Ini Sudah Jauh Melebihi 4 Tahunnya Marko Simic

Meski baru beberapa bulan di Persija Jakarta, tetapi ke-Indonesiaan pemain Eropa ini sudah jauh melebihi empat tahunnya Marko Simic.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Persija
Ondrej Kudela, Michael Krmencik dan hanno Behrens di depan Jakmania. Meski baru beberapa bulan di Persija Jakarta, tetapi ke-Indonesiaan pemain Eropa ini sudah jauh melebihi empat tahunnya Marko Simic sewaktu berseragam Macan Kemayoran. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Meski baru beberapa bulan di Persija Jakarta, tetapi ke-Indonesiaan pemain Eropa ini sudah jauh melebihi empat tahunnya Marko Simic sewaktu berseragam Macan Kemayoran.

Di musim ini, keberadaan tiga pemain asing asal Eropa di tubuh Persija Jakarta sukses membuat The Jakmania lupa dengan sosok Marko Simic yang pernah empat tahun membela Macan Kemayoran.

Selain karena Simic meninggalkan Persija dengan tidak baik-baik, apiknya penampilan para pemain asing Persija musim ini menjadikan The Jakmania bisa melupakan sosok striker asal Kroasia itu.

Diketahui, Persija menggunakan tiga slot untuk pemain asing non Asia mereka dengan merekrut pemain asal Eropa.

Ketiganya yakni Hanno Behrens asal Jerman yang berposisi sebagai gelandang, dan dua Ceko yaitu Michael Krmencik di posisi penyerang dan Ondrej Kudela yang merupakan pemain bertahan.

Baca juga: Lawan Tim Polisi, Persija Tak Mau Kesucian Kandangnya Ternoda, Tawarkan Jakmania Jadi Sosok Ini

Kombinasi ketiganya dipadu dengan penyerang Asia asal Bahrain Abdulla Yusuf Helal sukses membuat Persija berada di trek yang positif musim ini.

Sampai pekan ketujuh musim ini Persija baru meraih satu kekalahan yakni kala bermain di laga pembuka melawan Bali United.

Macan Kemayoran kemudian meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang yang menempatkan skuad asuhan Thomas Doll duduk di urutan enam klasemen sementara dengan perolehan 14 poin.

Pemain Persija Jakarta, Hanno Behrens
Meski baru beberapa bulan di Persija Jakarta, tetapi ke-Indonesiaan pemain Eropa ini sudah jauh melebihi empat tahunnya Marko Simic sewaktu berseragam Macan Kemayoran.(Tribunnews.com/Alfarizy AF)

Yang membuat The Jakmania makin mencintai para pemain asing mereka musim ini yakni kehangatan dari sang pemain.

Meski pernah berkarir di Eropa, para pemain asing Persija itu nampak ramah dan dekat dengan The Jakmania.

Hal itu terlihat aktivitas mereka di media sosial yag kerap membagikan kegiatannya saat bertemu The Jakmania.

Satu diantaranya yang sering dibagikan Hanno Behrens.

Satu waktu, saat sedang santai di sebuah kafe bersama Yusuf Helal, Hanno Behrens tak sungkan melayani foto bersama The Jakmania yang menemuinya di sana.

Momen itu pun dibagikannya di media sosial.

Baca juga: Lini Depan Persija Goyah, Pemain Asing Ini Lagi-lagi Alami Cedera, Thomas Doll Terus Kasih Pembelaan

Keindonesiaanya Diakui

Selain itu, baru-baru ini yang membuat Hanno Behrens dipuji The Jakmania yakni keinginannya untuk belajar berbahasa Indonesia.

Sejak awal tiba di Jakarta, Hanno Behrens memang sudah berniat untuk mempelajari Bahasa Indonesia.

Hal itu pernah disampaikannya saat diwawancarai di akun Youtube Persija Jakarta saat dia baru tiba di Jakarta.

Terbaru, saat ditemui di sesi latihan di Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Rabu (31/8/2022) kemarin, Hanno Behrens memamerkan kemampuannya berbahasa Indonesia meski masih terbata-bata.

Gelandang Persija Jakarta, Hanno Behrens, sedang menguasai bola ketika bertanding di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, 16 Juli 2022.
Gelandang Persija Jakarta, Hanno Behrens, sedang menguasai bola ketika bertanding di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, 16 Juli 2022. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

"Tentu saja saya belajar bahasa Indoensia setiap hari, saya bisa berbicara sedikit. Lebih bagus tiap hari," ujar Hanno Behrens dalam bahasa Indonesia.

Hanno Behrens nampaknya mulai serius untuk mengasah kemampuan berbahasa Indonesia.

Bahkan, ia sampai memakai jasa seorang guru bahasa Indonesia untuk mengajarkannya.

"Saya punya guru bahasa indonesia, tentu saya juga berbicara dengan orang Persija juga menggunakan bahasa Indonesia," kata Hanno.

"Ya para pemain mengajarkan saya, semua orang, Hanif, Ryuji, Abimanyu, Tony, saya berbicara dengan semuanya," lanjutnya.

Sejatinya, mantan pemain Hansa Rostcok itu sebelumnya sudah sempat mengunjungi Indonesia.

Yakni, sekira empat tahun lalu, saat ia berlibur ke Bali.

Baca juga: Absen Dua Laga Persija, Hanno Behrens Malah Mulai Fasih Bahasa Indonesia, Kadang Dikerjai Teman

"Saya senang belajar bahasa indonesia, ini tidak mudah tapi saya belajar setiap hari.

Saya juga empat tahun lalu pernah ke Bali," ucap Hanno Behrens.

"Saya mencoba berlatih setiap hari dengan pemain, dan guru saya terkadang datang ke penginapan saya atau kami bertemu di kedai kopi untuk belajar bahasa Indonesia," lanjutnya.

Secara keseluruhan, Hanno Behrens pun mengaku senang belajar bahasa Indonesia walaupun itu sulit baginya.

Untuk saat ini, tak jarang pemain Persija lainnya kerap menjahilinya.

"Hanif mengajari saya bahasa Indonesia, tapi itu bahasa yang tidak bagus, kami memiliki banyak pemain yang lucu, Abimanyu, Hanif, Ryuji," ujar Hanno sambil tertawa.

Pemain Persija Jakarta Hanno Behrens.
Pemain Persija Jakarta Hanno Behrens. (Media Persija)

Lebih Indonesia dari Marko Simic

Jika dibandingkan Marko Simic yang empat tahun berseragam Persija Jakarta, Hanno Behrens bisa dibilang jauh lebih Indonesia.

Pasalnya, baru beberapa bulan di Jakarta, Hanno Behrens sudah bisa berbicara dengan Bahasa Indonesia.

Sedangkan Marko Simic selama empat tahun di Persija selalu berkomunikasi dengan Bahasa Inggris lantaran tak bisa berbahasa Indonesia.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved