Cerita Kriminal

16 Penjudi Digulung Polres Depok Selama Sepekan, Duit Rp 1,6 Juta Hingga Kartu Remi Jadi Bukti

Satreskrim Polres Metro Depok mengamankan 16 orang terkait tindak pidana perjudian. Uang hingga kartu remi jadi barang bukti.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Barang bukti yang diamankan dari belasan pelaku perjudian di Kota Depok, Jumat (2/9/2022). Satreskrim Polres Metro Depok mengamankan 16 orang terkait tindak pidana perjudian. Uang hingga kartu remi jadi barang bukti. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Satreskrim Polres Metro Depok mengamankan 16 orang terkait tindak pidana perjudian.

Wakasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Supriyadi, mengatakan bahwa belasan pelaku ini diamankan dalam kurun waktu satu pekan belakangan ini.

“Dalam rangka mengungkap kasus baik judi online maupun judi konvensional, kita selama seminggu terakhir ini berhasil mengungkap enam kasus satu judi online dan lima judi konvensional,” beber Supriadi dalam ungkap kasus yang digelar di Polres Metro Depok, Jumat (2/9/2022).

“Mereka rata-rata melakukan perbuatannya, kita amankan sebanyak 16 orang untuk dilakukan penahanan dan penuntutan lebih lanjut,” sambungnya lagi.

Dari penangkapan 16 pelaku, Supriadi mengatakan pihaknya mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 1,6 juta, beberapa unit handphone, dan Kartu remi.

Baca juga: 9 Pelaku Judi Online di Jaksel Raup Untung hingga Rp 5 Juta Dalam Sekali Main

Baca juga: Polres Jakut Ungkap Kasus Judi hingga Narkoba di Agustus 2022: Sabu dan Uang Juta Rupiah Disita

“Untuk konvensional, rata-rata mereka bermain judi kartu, jadi ada beberapa kartu yang kita amankan termasuk beberapa handphone,” ungkapnya.

Sementara untuk judi online, ia berujar bahwa bukan hal yang mudah menemukan para pelakunya.

Barang bukti yang diamankan dari belasan pelaku perjudian di Kota Depok, Jumat (2/9/2022)
Barang bukti yang diamankan dari belasan pelaku perjudian di Kota Depok, Jumat (2/9/2022) (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

“Tentunya dalam melakukan penangkapan tidak mudah, karena mereka rata-rata melakukannya secara bersembunyi-sembunyi dalam pembelian (chip) judi online itu sendiri. Sehingga kita perlu waktu agar dapat mengungkap perkara ini,” jelas Supriadi.

Supriadi berujar para pelaku yang diamankan ini dijerat Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian, dengan ancaman kurungan penjara kurang lebih lima tahun lamanya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved