Pemberantasan Judi Online

Berantas Judi Online, Kali Ini 9 Pemain Ludo di Jaksel Ditangkap Polisi

AKP Nurma Dewi mengungkapkan, mayoritas pelaku judi online memainkan game ludo online ini dengan taruhan sejumlah uang.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Petugas menunjukkan para tersangka dan barang bukti kasus judi online jenis permainan ludo, dan judi konvensional di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pemberantasan kasus judi online terus dilakukan polisi.

Kali ini, sembilan orang ditangkap di wilayah Jakarta Selatan, karena kedapatan berjudi dari aplikasi permainan ludo.

Pelaksana tugas (Plt) Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi mengatakan, sembilan pelaku judi online itu ditangkap dalam sepekan terakhir.

"Untuk judi online ada sembilan pelaku, kemudian judi konvensional ada dua orang," kata Jumat (2/9/2022).

Baca juga: Polisi Berantas 13 Kasus Judi Online di Wilayah Tangsel, Koprok hingga Sabung Ayam Ikut Disikat

Nurma menjelaskan, sembilan pelaku judi online itu ditangkap di berbagai wilayah di Jakarta Selatan.

"Pasar Minggu itu selain juga narkoba, miras, kemudian judi online dan konvensional. Kemudian dari Mampang, Kebayoran Baru, Jagakarsa dan dari wilayah-wilayah yang ada di polsek-polsek di Jakarta Selatan," ujar dia.

Ilustrasi permainan ludo online
Ilustrasi permainan ludo online (net)

AKP Nurma Dewi mengungkapkan, mayoritas pelaku judi online memainkan game ludo online ini dengan taruhan sejumlah uang.

"Iya mereka main lewat handphone, main Ludo Ludo itu dari handphone," ungkap Nurma.

Sembilan pelaku judi online itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved