Cerita Kriminal

Polres Jakut Ungkap Kasus Judi hingga Narkoba di Agustus 2022: Sabu dan Uang Juta Rupiah Disita

Polres Metro Jakarta Utara menggelar konferensi pers pengungkapan berbagai macam kasus periode pekan terakhir Agustus memasuki September 2022.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Polres Metro Jakarta Utara menggelar konferensi pers pengungkapan berbagai macam kasus periode pekan terakhir Agustus memasuki September 2022, Jumat (2/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Polres Metro Jakarta Utara menggelar konferensi pers pengungkapan berbagai macam kasus periode pekan terakhir Agustus memasuki September 2022.

Kasus-kasus yang diungkap terdiri dari perjudian, penyalahgunaan narkotika, peredaran minuman keras ilegal, hingga asusila.

"Kasus-kasus ini kita ungkap mulai tanggal 23 Agustus sampai 1 September 2022," kata Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Erlin Tang Jaya, Jumat (2/9/2022).

Yang pertama diungkap ialah perjudian, di mana anggota Polres Metro Jakarta Utara menangkap 67 tersangka dalam beberapa kasus.

Puluhan tersangka perjudian ini ditangkap pada periode 23-31 Agustus 2022 dengan total uang yang disita Rp 8.741.000.

Baca juga: 12 Jam Dicecar 80 Pertanyaan, Putri Candrawathi Tetap Mengaku Korban Asusila Brigadir J

"23 Agustus kita menangkap empat orang pelaku dan 24 Agustus ada 11 pelaku. Kemudian tanggal 25 Agustus ada sekitar 35 pelaku, 26 Agustus ada empat pelaku, 27 Agustus ada tiga pelaku, tanggal 28 Agustus ada empat pelaku, 29 Agustus satu pelaku, 30 Agustus tiga pelaku, dan 31 Agustus ada dua pelaku," papar Erlin.

Kemudian, polisi juga mengungkap kasus narkoba di wilayah Jakarta Utara dengan total barang bukti sabu 95,29 gram.

Ilustrasi sabu
Ilustrasi sabu (SHUTTERSTOCK)

Ada pula 17.280 butir obat-obatan terlarang yang disita dari pengungkapan penyalahgunaan narkotika.

"Ini ditangkap oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Utara, sehingga jumlah tersangka yang diamankan saat ini ada sekitar lima orang," kata Erlin.

Kasus-kasus berikutnya yakni peredaran minuman keras ilegal dengan barang bukti 3.038 botol minuman beralkohol beserta 92 orang diamankan.

Ada lagi penangkapan 40 pelaku pungutan liar dengan barang bukti sitaan Rp 2.041.000.

Kemudian yang terakhir ialah penangkapan lima tersangka terkait kasus asusila.

"Barang bukti yang kita sita dari pelaku asusila ini ada enam buah alat kontrasepsi, delapan unit handphone yang digunakan untuk chat dengan para pelaku, kemudian ada dua celana dalam tisu dan uang sebesar Rp 200.000," tutup Wakapolres Metro Jakarta Utara.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved