Kenaikan Harga BBM

Warga Ramai-ramai Antre di SPBU Depok Jelang Harga Baru BBM Diberlakukan: Langsung Isi Full

Warga Beji ini sengaja mengisi rangki sepeda motornya dengan BBM subsidi jenis Pertalite secara penuh alias full setelah melihat berita kenaikan BBM

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Antrean panjang pengendara motor dan mobil jelang harga baru BBM subsidi diberlakukan, di SPBU 34.16402 Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Sabtu (3/9/2022).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Sejumlah pengendara motor dan pengemudi mobil ramai-ramai antre mengisi BBM subsidi di SPBU jelang harga baru BBM subsidi diberlakukan mulai Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB.

Salah satu antrean pembelian BBM subsidi tertjadi di SPBU 34.16402 Pondok Cina, Beji, Kota Depok.   

Diketahui, Presiden Jokowi mengumumkan secara resmi kenaikan harga BBM subsidi sekitar pukul 13.30 WIB.

Sehingga jeda waktu menuju dimulainya harga baru BBM subsidi diberlakukan dimanfaatkan warga untuk membeli dengan BBM subsidi dengan harga lama.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi untuk ketiga jenis.

Pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter; solar naik dari Rp 5.150 per liter jadi 6.800 per liter; dan Pertamax naik dari Rp 12.500 jadi Rp 14.500 per liter.

Baca juga: Tepat Pukul 14:30 WIB Pertalite Naik Jadi Rp 10 Ribu, Jokowi Sebut Anggaran Subsidi BBM Membengkak

Pantauan TribunJakarta.com, antrean puluhan pengendara motor dan mobil yang ingin membeli BBM subsidi harga lama terjadi hingga ke luar area SPBU 34.16402 Pondok Cina.

Antrean pengendara berlangsung tertib dan pembelian BBM di SPBU tersebut dijaga petugas kepolisian.

Antrean panjang pengendara motor dan mobil jelang harga baru BBM subsidi diberlakukan, di SPBU 34.16402 Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Sabtu (3/9/2022).
Antrean panjang pengendara motor dan mobil jelang harga baru BBM subsidi diberlakukan, di SPBU 34.16402 Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Sabtu (3/9/2022). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Sejumlah pengendara mengakui rela antre membeli di SPBU tersebut agar bisa mendapatkan BBM subsidi dengan harga lama alias lebih murah.  

"Lihat berita katanya mau naik jam 14.30 WIB, kebetulan bensin saya sudah di titik merah. Makanya langsung isi full (penuh) sebelum naik harganya tadi," ujar Lulu, salah seorang pengendara motor yang antre di SPBU tersebut.

"Alhamdulillah tadi masih dapat harga yang belum naik, tapi antrenya panjang banget," sambungnya lagi.

Senada dengan Lulu, pengendara motor lainnya bernama Ilman juga menyuarakan hal sama.

Baca juga: Tok! Hari Ini Harga Pertalite Naik Jadi Rp 10.000, Berapa Harga untuk Solar dan Pertamax?

Warga Beji ini sengaja mengisi rangki sepeda motornya dengan BBM subsidi jenis Pertalite secara penuh alias full setelah melihat berita kenaikan BBM di televisi.

"Lagi libur kerja kan di rumah nonton TV (televisi), eh gak tahunya berita naik. Yaudah saya langsung isin bensin penuhin sekalian kesini," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved