Terlalu Berisik Ganggu Warga, 15 Ekor Anjing Akhirnya Diveakuasi dari Rumah Pemiliknya di Bekasi

Damkar Kota Bekasi mengevakuasi 15 ekor anjing peliharaan milik seorang warga di Bekasi Timur, Sabtu (3/8/2022).

ISTIMEWA
Petugas Damkar Kota Bekasi mengevakuasi anjing dari rumah warga di Bekasi Timur, Sabtu (3/9/2022) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi mengevakuasi 15 ekor anjing peliharaan milik seorang warga di Bekasi Timur, Sabtu (3/8/2022).

Evakuasi dilakukan dengan didampingi aparatur Kecamat Bekasi Timur yang dipimpin Camat Fitri Widya.

Fitri mengatakan, evakuasi ini dilakukan setelah pihaknya bersama warga Perumahan Taman Kota Bekasi Jaya menggelar rapat mediasi.

"Tahapannya sudah panjang yang pertama kita menerima keluhan dari masyarakat kemudian kita adakan rapat mediasi di RW 16," kata Fitri.

Kecematan Bekasi Timur selanjutnya mengirim surat perintah ke pemilik anjing agar memindah hewan peliharaannya.

Tiga kali surat dilayangkan sang pemilik anjing enggan merespon.

Baca juga: Viral Video OB Bersihkan Sepatu Wanita Pengunjung Mal yang Injak Kotoran Anjing Sampai Tuai Hujatan

Pihaknya lalu mengambil tindakan melakukan evakuasi dengan melibatkan sejumlah instansi.

"Kita juga meminta pendampingan dengan pak Kapolsek dan pak Danramil untuk proses pemindahannya," jelas dia.

Terdapat 15 ekor anjing yang dievakuasi petugas, dua sisanya masih tetap berada di rumah warga berinisial YO yang merupakan pemilik hewan peliharaan.

 

Alasan warga mengeluh dengan keberadaan belasan anjing peliharaan lantaran, suara menggonggong yang terlalu berisik.

Disamping itu, belasan anjing ini khawatir tidak terawat dengan baik lantaran sang pemilik tidak tinggal secara rutin di rumah tersebut.

"Memang sudah menggangu masyarakat, baik dari sisi keamanan dan ketertiban umum kemudian dari sisi kesehatan itu udah gak sehat, gak layak," ujar Fitri.

Baca juga: Anjing Pelacak Diterjunkan Susuri Sungai Aare, Pencarian Eril Terus Dilanjutkan

Berdasarkan kesepakatan warga setempat, setiap penghuni rumah boleh memelihara anjing maksimal dua ekor agar tidak mengganggu tetangga sekitar.

"Makanya dari 17 ekor yang kita evakuasi ada 15 ekor, anjing ini selanjutnya akan dibawa ke shelter penampungan di Pejaten," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved