Kenaikan Harga BBM

Imbas Kenaikan Harga BBM, Tarif Tiket Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Naik Sekitar Rp 30 Ribu 

Dia mencontohkan harga tiket penumpang rute Jakarta-Yogyakarta yang sebelumnya Rp200 ribu kini naik Rp20 ribu karena untuk menutupi pengeluaran BBM

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Bima Putra
Tampak bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (4/5/2021). Terkini, sejumlah PO bus di terminal tersebut menaikkan tarif tiket bus setelah adanya kenaikan harga BBM. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Perusahaan Otobus Antar Kota Antar Provinsi (PO AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur mulai menaikkan harga tiket.

Petugas penjualan tiket perusahaan otobus (PO) Madu Krismo, Malik mengatakan kenaikan harga tiket penumpang sebagai dampak kenaikan harga BBM.

"Harga naik sejak kemarin Minggu (4/9/2022). Kenaikan berkisar Rp30 ribu," kata Malik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (5/9/2022).

Kenaikan harga tiket penumpang ini dapat berbeda tergantung PO dan kelas bus, apakah kelas ekonomi, non ekonomi karena masing-masing bus menawarkan fasilitas berbeda.

Meski mengaku penumpang bus AKAP keberatan dengan kenaikan harga, namun menurut PO para penumpang memaklumi keputusan yang dibuat demi menutup biaya operasional.

"Ada keluhan, penumpang kaget kemarin belum tahu. Terus dijelasin karena harga BBM naik," ujarnya.

Baca juga: Imbas Kenaikan Harga BBM, Pemkot Tangerang Gratiskan Bus Tayo dan Angkot Si Benteng Mulai Besok

Suasana loket bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (5/9/2022). Terkini, sejumlah PO bus menaikkan tarif bus menyusul adanya kenaikan harga BBM dari pemerintah pusat. 
Suasana loket bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (5/9/2022). Terkini, sejumlah PO bus menaikkan tarif bus menyusul adanya kenaikan harga BBM dari pemerintah pusat.  (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Petugas penjualan tiket PO Satoso, Defi juga menuturkan terjadi kenaikan harga tiket sejak pemerintah mengumumkan naiknya harga BBM jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax.

Dia mencontohkan harga tiket penumpang rute Jakarta-Yogyakarta yang sebelumnya Rp200 ribu kini naik Rp20 ribu karena untuk menutupi pengeluaran BBM dalam perjalanan.

"Kalau untuk PO Indoren, tidak alami kenaikan karena tarif bus double deck. Soalnya ini kelas super, jadi tarifnya sedari awal Rp400 ribu," tutur Defi.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved