Satpol PP Tertibkan 24 Bangunan Liar di Kota Depok karena Alasan Ini

Lienda mengatakan, sebelum penertiban pihaknya telah melayang surat peringatan terlebih dahulu terhadap penghuni puluhan bangunan liar tersebut.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Petugas Satpol PP melakukan penertiban terhadap sejumlah bangunan liar di kawasan Jembatan Serong, Cipayung, Kota Depok, Senin (5/9/2022). Penertiban atau penggusuran dilakukan karena bangunan liar itu berdiri di atas lahan Pemerintah Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menertibkan puluhan bangunan liar di kawasan Jembatan Serong, Cipayung, siang hari ini.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, mengatakan puluhan bangunan itu digusur lantaran berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota Depok.

"Bangunan ada 24 berderet, pemiliknya ada 12 orang," kata Lienda di lokasi penertiban, Senin (5/9/2022).

Lienda mengatakan, sebelum penertiban pihaknya telah melayang surat peringatan terlebih dahulu terhadap penghuni puluhan bangunan liar tersebut.

Bahkan, surat peringatan ini telah dilayangkan sejak Maret 2022 lalu.

"Peringatan disampaikan melalui surat Sekda selaku kuasa pengguna barang daerah itu sudah dari bulan Maret. Jadi penduduk di sini tuh sudah tahu kalau di sini sudah ada peringatan dari pemda," jelasnya.

"Kemudian setelah itu dari Sekda memerintahkan ke kami untuk melakukan penertiban, dan penertiban kami lakukan sesuai SOP Perda Nomor 16 tahun 2012 bahwa bangunan liar di atas tanah Pemerintah Kota Depok itu boleh dan bahkan barus ditertibkan," sambungnya lagi.

Baca juga: Razia Parkir Liar di Pasar Cipulir, Puluhan Motor dan Mobil Dicabut Pentil hingga Ditilang

Petugas Satpol PP melakukan penertiban terhadap sejumlah bangunan liar di kawasan Jembatan Serong, Cipayung, Kota Depok, Senin (5/9/2022). Penertiban atau penggusuran dilakukan karena bangunan liar itu berdiri di atas lahan Pemerintah Kota Depok.
Petugas Satpol PP melakukan penertiban terhadap sejumlah bangunan liar di kawasan Jembatan Serong, Cipayung, Kota Depok, Senin (5/9/2022). Penertiban atau penggusuran dilakukan karena bangunan liar itu berdiri di atas lahan Pemerintah Kota Depok. (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Dalam surat peringatan tersebut, Lienda berujar penghuni bangunan liar ini diminta untuk mengosongkan isi bangunannya.

"Intinya pada surat peringatan itu agar semua penghuni sukarela membongkar sendiri, dalam batas waktu yang ditetapkan," ucapnya.

"Bila tak membongkar sendiri maka kami bongkar paksa, tentu ini ada SOP-nya dan semua sudah kami jalankan," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved