Hadiri Acara C40, Anies Baswedan Pamerkan Penjenamaan Istilah RSUD Jadi Rumah Sehat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan Rumah Sehat untuk Jakarta saat menghadiri acara C40 Cities, Selasa (6/9/2022).

Kolase Foto Tribun Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan Rumah Sehat untuk Jakarta saat menghadiri acara C40 Cities, Selasa (6/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan Rumah Sehat untuk Jakarta saat menghadiri acara C40 Cities di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022).

Mulanya, orang nomor satu di DKI Jakarta membicarakan lebih dulu upaya yang dilakukannya untuk mengatasi perubahan iklim.

Termasuk dengan memamerkan pencapaiannya dalam penurunan emisi karbon atau gas rumah kaca.

Namun, sebelum peluncuran bersama program Implementasi Aksi Iklim (Climate Action Implementation/CAI) baru dan proyek infrastruktur berkelanjutan yang dipipimpin oleh C40 Cities Finance Facility (CFF), ia sempat menyinggung soal penjenamaan yang dilakukannya pada bulan lalu.

Menurutnya, selama ini yang terpikirkan hanya kualitas tanpa dibarengi dengan kuantitasnya. Sehingga ia mengubah cara pandang masyarakat melalui penjenamaan.

Baca juga: PSI Geram Gubernur Anies Baswedan Mangkir Lagi Rapat Paripurna DPRD DKI

"Biasanya kita hanya memikirkan kualitas layanan kesehatan tapi kita harus memikirkan kuantitasnya juga. Oleh karena itu kita perlu memperluas dan memperbesar skala pelayanan kesehatan agar warga mendapatkan akses yang setara dalam kesehatan dan memperoleh layanan kesehatan. Itu kita harus memiliki pendekatan yang lebih hijau," ucapnya di lokasi,

"Salah satu tonggak penting yang kami telah capai. Yaitu mengadopsi cara pandang yang lebih hijau dan berkelanjutan," sambungnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara C40 Cities di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara C40 Cities di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022) (Istimewa)

Lebih lanjut, orang nomor satu di DKI menuturkan Rumah Sakit beroperasi selama 24 jam. Sehingga menggunakan banyak energi dan menghasilkan limbah yang besar.

Oleh sebab itu, pihaknya perlu menjalankan rumah sakit dengan cara yang benar dan melakukan pendekatan yang lebih hijau serta berkelanjutan.

"Tadinya di Indonesia namanya rumah sakit ini diadopsi dari bahasa Belanda, dan sekarang diganti jadi rumah sehat. Namun pesan yang disampaikan adalah ini bukan rumah orang sakit tapi adalah orang datang menjadi sehat," lanjutnya.

Rumah Sehat, kata Anies, berfokus terhadap dua hal, yakni rehabilitasi dan layanan kesehatan.

Baca juga: Anies Pasang Standar Tinggi, Pimpinan DPRD Prediksi Posisi Pj Gubernur DKI Bakal Jadi Rebutan

"Bukan hanya rehabilitasi atau penyembuhan tapi juga pencegahan dan kami mengadopsi pendekatan yang lebih jauh dari Sisi konsumsi energi dan limbah yang dihasilkan oleh karena itu kami berharap melalui kerjasama ini kita akan mampu mengatasi fasilitas yang mengkonsumsi energi besar," ujarnya.

"Oleh karena itu kami berharap bahwa melalui peningkatan layanan di rumah sehat, kami bisa menyampaikan pesan kepada warga terkait perjalanan yang kami jalankan menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan," pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved