Ibu Ini Tetap Senyum Meski Hati Meringis: Lagi Tidur, Warung Dirobohkan Pol PP Cengkareng

Emak-emak bernama Ana (39) hanya bisa tersenyum menyaksikan warungnya dirobohkan Petugas Satpol PP Cengkareng.

TRIBUNJAKARTA/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Emak Ana ( kerudung hitam) hanya tersenyum tapi hati meringis ketika petugas Satpol PP merobohkan warungnya di Jalan Rusunawa Pesakih, tepatnya dekat Masjid Raya KH Hasyim Asyari pada Senin (5/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Emak-emak bernama Ana (39) hanya bisa tersenyum menyaksikan warungnya dirobohkan Petugas Satpol PP Cengkareng.

Sambil tersenyum, ia sempat meminta kemurahan hati petugas pol pp untuk mengembalikan beberapa barang.

Terlihat ibu berkerudung itu mendekat ke arah truk lalu petugas hanya memberikan segelintir barang saja seperti dua buah tikar dan bangku kayu.

Selebihnya, potongan kayu-kayu untuk pondasi warung dibawa petugas.

Ana tak menampakkan wajah sedih ketika petugas sedang merobohkan warungnya.

Baca juga: Polisi Cek TKP Warung Tempat Kumpul Wartawan di Ancol yang Dirampok 3 Pelaku Bersenjata Tajam

Namun, saat ditanya TribunJakarta.com, nada bicara Ana bergetar. 

"Saya lagi tidur, tiba-tiba kebangun dengar suara geruduk-geruduk di luar ternyata lagi dirobohkan," katanya dengan nada bergetar kepada TribunJakarta.com pada Senin (5/9/2022).

Emak Ana ( kerudung hitam) hanya tersenyum tapi hati meringis ketika petugas Satpol PP merobohkan warungnya di Jalan Rusunawa Pesakih, tepatnya dekat Masjid Raya KH Hasyim Asyari pada Senin (5/9/2022).
Emak Ana ( kerudung hitam) hanya tersenyum tapi hati meringis ketika petugas Satpol PP merobohkan warungnya di Jalan Rusunawa Pesakih, tepatnya dekat Masjid Raya KH Hasyim Asyari pada Senin (5/9/2022). (TRIBUNJAKARTA/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Ia tak tahu bahwa hari itu ada penertiban petugas lantaran Ana mengaku tidak mendapatkan surat pemberitahuan.

Kendati demikian, Ana mengikhlaskan tindakan petugas yang merobohkan warungnya.

Ia menyadari bahwa warungnya berdiri di tempat yang dilarang berjualan.

"Dibilang kecewa ya gimana, namanya kita numpang. Yaudah enggak apa-apa, nanti rezekinya ada lagi," tambahnya.

Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan pembongkaran puluhan lapak di sepanjang Jalan Rusunawa Pesakih, tepatnya dekat Masjid Raya KH Hasyim Asyari

Pembongkaran itu dilakukan lantaran puluhan lapak berdiri di tanah milik pemerintah.

Emak Ana ( kerudung hitam) hanya tersenyum tapi hati meringis ketika petugas Satpol PP merobohkan warungnya di Jalan Rusunawa Pesakih, tepatnya dekat Masjid Raya KH Hasyim Asyari pada Senin (5/9/2022).
Emak Ana ( kerudung hitam) hanya tersenyum tapi hati meringis ketika petugas Satpol PP merobohkan warungnya di Jalan Rusunawa Pesakih, tepatnya dekat Masjid Raya KH Hasyim Asyari pada Senin (5/9/2022). (TRIBUNJAKARTA/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

"Kurang lebih ada 57 lapak pedagang," kata Kepala Satpol PP Cengkareng, Asromadian saat ditemui di lokasi pada Senin (5/9/2022).

Nantinya mereka akan direlokasi ke tempat yang lebih nyaman untuk berdagang.

"Mereka tuh sebenarnya ngontrak. Ini kan ada orang yang merasa memiliki, dikontrakan. Mereka itu lah para pedagang yang ngontrak. Jadi enggak ngerti," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved