Breaking News:

Direksi Transjakarta Dirombak, Wagub Ariza Bantah Gara-gara Kedai Kopi di Halte Harmoni

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah pergantian direksi gara-gara perkara kedai kopi di Halte Harmoni. Ini penjelasannya.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Proses evakuasi penumpang bus Transjakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah pergantian direksi gara-gara perkara kedai kopi di Halte Harmoni. Ini penjelasannya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan pergantian jajaran direktur dan komisaris PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk penyegaran.

"Ya kan sudah disampaikan pergantian direksi di jajaran BUMD di mana saja termasuk Transjakarta pertama dalam rangka penyegaran, percepatan, akselerasi," ucapnya kepada wartawan, Selasa (6/9/2022).

Pria yang akrab disapa Ariza ini pun membantah pergantian yang disebabkan oleh viralnya keadaan kedai kopi yang berdiri di dalam Halte Harmoni, Jakarta Pusat.

Di mana, kedai kopi itu sempat diprotes karena dinilai mempersempit dan menghambat aktivitas pengguna Transjakarta.

"Ya ngga mesti soal kedai kopi. Kita selalu ada peningkatan-peningkatan yang penting teman-teman silakan dicek apakah prosesnya transparan apakah orang yang ditempatkan memiliki kualifikasi yang baik, itu kuncinya. Sejauh itu dilakukan, melalui mekanisme, prosedur, aturan, saya kira itu sesuatu yang baik dan dihadirkan orang-orang yang memiliki kuasa yang baik itu suatu yang baik ya. Jadi saya kira ini sebuah proses yang baisa saja ya," pungkasnya.

Baca juga: 5 Halte Transjakarta Ditutup Sementara Hari Ini: Simak Rute dan Solusinya!

Diwartakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merombak jajaran direktur dan komisaris PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Untuk jajaran direktur, nama pertama yang dicopot Gubernur Anies Baswedan ialah Direktur Pelayanan dan Pengembangan Transjakarta Achmad Izzul Waro.

Ia digantikan oleh Lies Permana Lestari yang diharapkan mampu mencari peluang sumber pendapatan lain di luar tiket.

Nama kedua yang diganti ialah Direktur Keuangan dan Perencanaan Korporasi Transjakarta Welfizon Yuza.

Ilustrasi halte Transjakarta -
Ilustrasi halte Transjakarta - (Tribunnews/Herudin)
Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved