Cerita Kriminal

Ngadu ke Hotman Paris, Seorang Ibu Cerita Anaknya yang Masih SD Jadi Korban Kebejatan Kepala Sekolah

Seorang Ibu mengadu ke Hotman bahwa anaknya yang masih duduk di bangku SD diduga dirudapaksa oleh kepala sekolah dan tukang sapu di lingkungan sekolah

net
Ilustrasi pelecehan seksual - Seorang wanita pejalan kaki mendapat pelecehan seksual dari Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di sekitar Stasiun Kranji, Bekasi Barat.  

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang ibu berinisial I di Medan, Sumatera Utara mendatangi pengacara Hotman Paris.

I mengadu ke Hotman bahwa anaknya yang masih duduk di bangku SD diduga dirudapaksa oleh kepala sekolah dan tukang sapu di lingkungan sekolah.

I telah melaporkan kejadian pilu yang menimpa anaknya itu ke aparat berwajib.

Namun, kasus dugaan rudapaksa itu mengendap setahun lamanya.

 

Mengadu ke Hotman Paris

Meski laporan I telah ditangani Polda Sumut, namun belum ada tersangka dalam kasus tersebut.

I pun akhirnya mengadukan kejadian yang menimpa anaknya itu ke Hotman Paris.

Kepada Hotman, I mengatakan, anaknya diduga diberi minum serbuk putih lalu diikat dan dibawa ke gudang sekolah oleh tukang sapu.

Dikatakan I, mulut anaknya juga dilakban oleh tukang sapu tersebut, sebelum dibawa ke gudang.

Baca juga: Awalnya Naksir, Buruh di Tangerang Rudapaksa Gadis 16 Tahun saat Ngedate Pertama Lalu Ditinggal

Kemudian, seorang yang diduga kepala sekolah keluar dari gudang dan menjaga pintu gudang.

"Kepala sekolah keluar dari gudang terus jaga gudang, si tukang sapu masuk ke gudang letakkan anak tadi ke gudang, ke atas meja di dalam gudang."

"Setelah itu tukang sapu keluar jaga gudang pimpinan sekolah masuk," kata I dalam video yang diunggah di akun Instagram @hotmanparisofficial.

Di dalam gudang tersebut, diduga bocah perempuan berusia 10 tahun itu dirudapaksa secara bergantian.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved