Kagetnya Jemaat Lagi Perbaiki Kabel Dengar Ledakan di Gereja Nunukan, Ada yang Gagal Meledak

Jemaat kaget saat dengar ledakan di halaman Gereja KIBAID Nunukan. Ternyata ada bom molotov membakar motor. Ada bom di lokasi lain gagal meledak.

Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto Halaman Gereja Kerapatan Injil Bangsa Indonesia (KIBAID), Jalan Sei Bilal, RT 20, Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diberi garis polis, Jumat (09/09/2022), pagi. 

Tanpa menunggu lama, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nunukan.

"Saat ini sepeda motor itu diamankan ke Polsek Nunukan. Detail informasinya ada di Polres," tutur Srigel menyudahi wawancara awak media.

Polisi Turun Tangan

Semenyara itu, Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap insiden ledakan bom molotov tersebut.

Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto telah berbicara dengan pendeta Gereja KIBAID dan tokoh agama di tempat kejadian perkara (TKP).

"Sudah ditangani pihak kepolisian. Sekarang masih proses penyelidikan. Kami minta bantuan masyarakat Nunukan untuk memberikan informasi kepada kami terkait masalah ini," kata Ricky Hadiyanto.

Baca juga: Ulah Siswa Bukannya Belajar Malah Rakit Bom Molotov, Satu Sekolah Kaget Saat Dengar Ledakan

Ricky menyampaikan turut prihatin terhadap kejadian tersebut.

Sementara mengenai pelaku bom molotov yang sampai saat ini belum diketahui, Ricky mengaku pihaknya sedang mengusut.

"Saya tidak sebutkan ini punya kaitan dengan unsur SARA. Yang jelas kami masih menyelidiki siapa berbuat apa," ucapnya.

Ia meminta kepada pihak gereja dan masyarakat Nunukan untuk tidak terlalu khawatir dengan adanya peristiwa ledakan bom molotov tersebut.

"Tidak usah ada kekhawatiran. Terkait pelaksanaan kegiatan di gereja ini, akan kami berikan pengamanan," ujar Ricky.

Halaman Gereja Kerapatan Injil Bangsa Indonesia (KIBAID), Jalan Sei Bilal, RT 20, Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diberi garis polis, Jumat (09/09/2022), pagi.
Halaman Gereja Kerapatan Injil Bangsa Indonesia (KIBAID), Jalan Sei Bilal, RT 20, Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diberi garis polis, Jumat (09/09/2022), pagi. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

Ricky juga menyebut ada dua TKP yang berkaitan dengan bom molotov tadi malam.

"TKP satunya di rumah warga Jalan Pangeran Antasari. Tapi bom molotov di rumah warga itu gagal meledak. Barang bukti sudah diamankan ke Mako Polres Nunukan," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan Peristiwa ledakan bom molotov di halaman gereja tersebut baru diaporkan ke Polsek Nunukan pada pukul 21.00 Wita semalam.

Baca juga: Bawa Pesan Insiden Wadas, Pelempar Bom Molotov ke Pos Lantas Jatiwarna Diserahkan ke Densus 88

Halaman
123
Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved