Pemkot Depok Beri Bantalan Sosial Pada Warga Kurang Mampu Terdampak Kenaikan BBM: Segini Besarannya

Tanggulangi inflasi dan kenaikan harga BBM, Pemerintah Kota atau Pemkot Depok akan memberikan bantalan sosial.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono saat dijumpai wartawan di Gedung DPRD Depok, Selasa (16/8/2022). Tanggulangi inflasi dan kenaikan harga BBM, Pemerintah Kota atau Pemkot Depok akan memberikan bantalan sosial. 

 Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Tanggulangi inflasi dan kenaikan harga BBM, Pemerintah Kota atau Pemkot Depok akan memberikan bantalan sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sasaran bantalan sosial ini adalah mereka yang berasal dari kelompok masyarakat rentan dan pra sejahtera.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, nominal bantalan sosial yang diberikan adalah sebesar Rp 150 ribu kepada 2.000 KPM, yang terdaftar sebagai warga miskin, lansia, dan disabilitas.

Selain itu, bantuan juga akan diberikan kepada Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), seperti tenaga atau relawan sosial di lapangan.

"Bantuan akan diberikan selama tiga bulan dari Oktober hingga Desember 2022," jelas Imam dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Simpang Mampang Depok Banjir Lagi, Sejumlah Kendaraan Mogok Usai Terabas Genangan Air

"Arahan dari pusat, semua pemerintah daerah untuk Dana Alokasi Umum (DAU) triwulan empat diberikan dua persennya untuk bantalan sosial guna menjaga agar inflasi tetap rendah. Untuk Kota Depok dua persennya yaitu, Rp 4,9 miliar," ungkapnya.

Lebih lanjut, Imam mengatakan bahwa pemerintah pusat juga memberikan bantuan kepada 85.191 KPM, yang terdata di Data Terpadu Kesejateraan Sosial (DTKS) dan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

"Bantuan pusat ada bantuan langsung tunai (BLT) BBM senilai Rp 150 ribu selama dua bulan yaitu bulan September dan Oktober," bebernya.

"Selain itu, juga ada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp 200 ribu, sehingga totalnya menjadi Rp.500 ribu," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved