Wali Kota Idris Ciptakan Mars dan Hymne Depok, PDIP: Lirik Sama Kenyataan Jangan Terlalu Jauh

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Depok, Ikravany Hilman beri sindiran soal Mars Depok Sejahtera dan Hymne Damai Depokku ciptaan Wali Kota Mohammad Idris.

Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Wali Kota Depok Mohammad Idris. Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Depok, Ikravany Hilman beri sindiran soal Mars Depok Sejahtera dan Hymne Damai Depokku ciptaan Wali Kota Mohammad Idris. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Depok, Ikravany Hilman, angkat suara terkait Mars Depok Sejahtera dan Hymne Damai Depokku ciptaan Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Bahkan, dirinya sempat mempertanyakan soal peraturan pemutaran lagu tersebut, pada saat sidang rapat paripurna beberapa waktu lalu.

"Waktu saya pertanyakan itu, karena DPRD belum tahu adanya peraturan wali kota itu. Padahal ketika saya cek di portal resmi Pemkot Depok masih pakai perwal yang lama," kata Ikra kepada wartawan, Jumat (9/9/2022).

"Sekarang sudah diubah pakai perwal yang baru, mungkin karena saya ngoceh di situ (saat rapat paripurna) baru diubah," sambungnya lagi.

Ikra mengatakan, sebelumnya Kota Depok sudah memiliki Mars dan Hymne, sebelum akhirnya diubah dengan yang baru.

Namun demikian, perubahan Hymne dan Mars ini tidak disertai penjelasan dari Wali Kota Depk menurutnya.

Baca juga: Warga Depok Harus Tahu, Ini Lirik Mars Depok Sejahtera dan Hymne Damai Depokku yang Wajib Diputar

"Kenapa harus diubah dan seterusnya, tapi itu tidak ada penjelasan dari wali kota, baik secara publik atau kelembagaan," bebernya.

"Padahal, bagaimanapun juga mars Kota Depok itu ada sejarahnya. Kota Depok itu dibuat seperti semangatnya, semangat meningkatkan status Kota Depok menjadi ke kota madya, itu yang harus (Wali Kota Depok) jawab kenapa harus diubah walaupun sebetulnya itu kewenangan beliau," timpal Ikra.

Baca juga: Pemkot Depok Beri Bantalan Sosial Pada Warga Kurang Mampu Terdampak Kenaikan BBM: Segini Besarannya

Lebih lanjut, Ikra menyoroti persoalan lirik di dalam Mars dan Hymne tersebut, yang menurutnya tidak sesuai dengan realita yang terjadi di Kota Depok.

"Yang jadi masalah adalah ini lirik sama kenyataan kotanya jangan terlalu jauh, gitu. Diliriknya kan ada harmoni wargaku, indah., asri lingkunganku, damai kotaku, Depok idaman penuh asa," ucap Ikra.

Akan tetapi, menurutnya Kota Depok selama 20 tahun ini terbangun tanpa arah yang jelas.

"Saya si cuma menyampaikan sela 20 tahun terakhir ini, Kota Depok itu terbangun tanpa arah yang jelas seperti apa, tapi saya gak bilang kalau di Depok gak ada pembangunan," pungkasnya.

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved