Bantah JIS Tak Layak Gelar FIFA Matchday, Anak Buah Anies Bandingkan Santioga Bernabue dan Wembley

Plt Direktur Proyek JIS Arry Wibowo mengatakan, FIFA turut dilibatkan dalam pembangunan JIS, bahkan sejak proses perencanaan.

ISTIMEWA
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan hadiri laga eksibisi yang mempertemukan legenda Persija bertajuk Trofeo Silaturahmi Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/5/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) membantah pernyataan PSSI yang menyebut Jakarta International Stadium (JIS) tak layak menggelar pertandingan resmi FIFA (FIFA matchday).

Plt Direktur Proyek JIS Arry Wibowo mengatakan, FIFA turut dilibatkan dalam pembangunan JIS, bahkan sejak proses perencanaan.

Tak hanya itu, stadion yang jadi ikon baru ibu kota ini juga dirancang oleh Buro Happold, konsultan perencanaan dari Inggris yang memiliki pengalaman internasional dalam merancang stadion modern di dunia.

Contohnya ialah Tottenham Hotspurs Stadium dan beberapa stadion yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Qatar 2022.

“JIS merupakan salah satu stadion yang mirip dengan stadion di Eropa baik secara desain maupun fasilitas. Selain itu, Jakpro juga didampingi langsung oleh Assessor FIFA pada saat perencanaan dan desain JIS dilakukan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/9/2022).

Mengacu para peraturan FIFA terkini, desain stadion modern perlu memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan.

Salah satunya, stadion direkomendasikan agat terintegrasi dengan sarana transportasi publik.

Baca juga: Dibangga-banggakan Gubernur Anies Baswedan, JIS Ternyata Tak Layak Gelar FIFA Matchday

Itu sebabnya, fasilitas parkir di JIS daya tampungnya sangat terbatas agar penonton atau suporter menggunakan transportasi publik dibandingkan kendaraan pribadi.

Saat ini, JIS sudah terintegrasi dengan Bus Rapid Transit (BRT) dan selanjutnya akan terintegrasi juga dengan Commuter Line (KRL) dan LRT Jakarta.

Tangkap layar - Penampakan Jakarta International Stadium (JIS) dari udara pada Minggu (27/12/2021).
Tangkap layar - Penampakan Jakarta International Stadium (JIS) dari udara pada Minggu (27/12/2021). (Youtube WPS Channel)

Untuk mendukung hal tersebut, JIS hanya menyiapkan 1,200 kantong parkir untuk bus dan kendaraan pribadi.

“Stadion modern standar FIFA kini dirancang untuk masa depan yang perlu memperhatikan keberlanjutan. Salah satunya mengupayakan untuk terintegrasi dengan angkutan publik," ujarnya.

"Stadion di Eropa pun demikian, Santiago Bernabeu pasca direnovasi hanya menyisakan kurang lebih 500 kantong parkir bus dan kendaraan pribadi," sambungnya.

Arry pun turut membandingkan JIS dengan Wembley di London yang menyarankan seluruh penonton yang hadir mengoptimalkan transportasi umu myang tersedia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved