Polemik JIS, Sekjen PSSI Ungkap Sejumlah Kekurangan: Stadion Lebih Cocok di Madrid, London dan Milan

Sekjen PSSI Yunus Nusi mengungkapkan ada beberapa poin penting yang menjadi alasan mengapa pertandingan itu tak digelar di JIS.

Editor: Wahyu Septiana
Instagram @jakintstadium
Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sekjen PSSI Yunus Nusi mengungkapkan ada beberapa poin penting yang menjadi alasan mengapa pertandingan itu tak digelar di JIS. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Stadion Internasional Jakarta atau yang lebih dikenal dengan nama Jakarta International Stadium (JIS) belakangan ini ramai diperbincangkan khalayak ramai.

Kabar soal stadion megah yang berlokasi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara itu mencuat setelah Tim Nasional (Timnas) Indonesia gagal menjamu Timnas Curacao dalam rangkaian FIFA Matchday di stadion tersebut.

Seperti yang diketahui saat ini, pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk leg pertama dan Stadion Pakansari, Bogor pada leg kedua.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Yunus Nusi mengatakan, ada beberapa poin penting yang menjadi alasan mengapa pertandingan itu tak digelar di JIS.

Sejatinya, PSSI dalam hal ini tak menyangkal jika JIS adalah stadion yang megah dan layak untuk dipakai jika dilihat dari sisi fasilitas yang berada di dalam stadion yang berkapasitas 82 ribu penonton itu.

Tak hanya itu, Yunus Nusi juga mengatakan, akses ke stadion juga perlu menjadi perhatian, ketika penonton banyak yang membawa kendaraan bermotor dan minimnya kantong parkir yang tersedia.

Baca juga: PSSI Berupaya Keras Menangkan Bidding Tuan Rumah Piala Asia 2023, 10 Stadion Berkualitas Disiapkan

Pria yang sempat menjabat sebagai Asprov PSSI Kalimantan Timur itu pun menyebut, JIS akan layak dipakai jika berada di tengah-tengah kota di negara-negara Eropa.

"Akan lebih benar lagi ketika JIS itu berada di tengah-tengah kota Madrid, London, Milan, itu sangat representatif untuk sebuah stadion," ujar Yunus Nusi saat ditemui disela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI, Senin (12/9/2022).

Sekjen PSSI, Yunus Nusi saat diwawancarai awak media.
Sekjen PSSI, Yunus Nusi saat diwawancarai awak media. (Tribunnews.com/Alfarizy AF)

"Karena kan beda infrastruktur dan stadion sekelas JIS itu sangat cocok berada di tengah-tengah kota Madrid, Milan, aksesnya di Madrid kita tahu bersama tempat parkirnya di luar juga bagus, di Eropa khususnya," lanjutnya.

Yunus Nusi menyebut, keberadaan JIS yang berada di kawasan padat penduduk itu riskan, karena berisiko menghasilkan penumpukan massa penonton.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved