Penjabat Pengganti Anies Baswedan

'Jangan Sekonyong-konyong', Demokrat Pastikan Pengumuman Pemberhentian Anies-Ariza Sesuai Regulasi

Pemberhentian Gubernur Anies baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria (Ariza) sesuai dengan regulasi yang ada.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih bisa tersenyum saat menanggapi aksi hacker Bjorka membocorkan data pribadinya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/9/2022).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat, Mujiyono, menegaskan rapat paripurna pemberhentian Gubernur Anies baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria (Ariza) sesuai dengan regulasi yang ada.

Hal ini disampaikannya untuk meluruskan narasi yang beredar soal pemberhentian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dari jabatannya.

Sebab, kata dia, pihak Demokrat Jakarta banyak menerima informasi yang salah itu sejak rapat paripurna digelar pada Selasa (13/9/2022) pagi.

"Bukan diberhentikan. Tapi pengumuman pemberhentian, sesuai regulasinya. Makanya, baca regulasi yang lengkap, jangan sekonyong-konyong dibaca judulnya saja," ujar Mujiyono dalam keterangan tertulis, Selasa (13/9/2022).

Politisi Demokrat ini menjelaskan, pengumuman pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu sesuai surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Nomor 131/2188/OTDA.

Baca juga: Anies Baswedan Ogah Komentari Sekda Marullah Matali yang Direkomendasikan Jadi Pj Gubernur DKI

Dalam surat edaran itu, Kemendagri meminta agar DPRD di 124 daerah, termasuk DKI Jakarta mengusulkan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang Masa Jabatan Berakhir Pada Tahun 2022.

"Pengumuman pemberhentian Anies Baswedan dari jabatan Gubernur DKI Jakarta ini sesuai dengan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pada pasal 78 ayat 2 disebutkan bahwa kepala daerah diberhentikan sebagaimana Pasal 78 ayat 1 salah satunya karena berakhir masa jabatan," lanjutnya.

Sebagai informasi, pada Pasal 79 dijelaskan pengumuman pemberhentian Gubernur diumumkan oleh pimpinan DPRD provinsi.

"Pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 78 ayat (1) huruf a dan huruf b serta ayat (2) huruf a dan huruf b diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan oleh pimpinan DPRD kepada Presiden melalui Menteri untuk gubernur dan/atau wakil gubernur serta kepada Menteri melalui gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat untuk bupati dan/atau wakil bupati atau wali kota dan/atau wakil wali kota untuk mendapatkan penetapan pemberhentian," bunyi Pasal 79.

"Rapat paripurna DPRD itu merupakan amanat yang harus dijalankan sesuai regulasi. Agar DPRD mengusulkan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur kepada Presiden dengan melampirkan risalah dan berita acara rapat paripurna. Ini yang harus dipahami, tidak ada kaitannya dengan pemeriksaan Anies oleh penyidik KPK kemarin," ungkapnya.

Pasca diumumkan, DPRD DKI Jakarta akan menyampaikan risalah kepada Kementerian Dalam Negeri untuk kemudian diteruskan kepada Presiden Jokowi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih bisa tersenyum saat menanggapi aksi hacker Bjorka membocorkan data pribadinya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/9/2022). 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih bisa tersenyum saat menanggapi aksi hacker Bjorka membocorkan data pribadinya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/9/2022).  (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah)


"DPRD DKI Jakarta tidak bisa serta merta memberhentikan Anies Baswedan dari jabatan Gubernur DKI Jakarta sebagaimana narasi yang berkembang di media sosial," tambahnya.

"Pak Anies itu berhenti karena masa jabatannya habis, yaitu nanti pada 16 Oktober 2022 mendatang. Tadi itu, rapat paripurna pengumuman pemberhentian kepala daerah yang harus disampaikan paling lambat 30 hari sebelum masa jabatannya berakhir, sesuai SE Mendagri 131/2188/OTDA. Jadi Pak Anies tetap menjabat Gubernur sampai akhir masa jabatannya yaitu 16 Oktober 2022, tanggal yang sama dengan saat dilantiknya," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved