Kenaikan Harga BBM

Sasar 628 KK, BLT BBM di Kelurahan Ciracas Mulai Disalurkan

Penyaluran BLT BBM di Ciracas sebesar Rp300 ribu untuk bulan September dan Oktober ini dilakukan bersamaan dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Penulis: Bardjan | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Bima Putra
Suasana penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kenaikan harga BBM atau BLT BBM di kantor Pos, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (13/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Kementerian Sosial mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) BBM di Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (13/9/2022).

Penyaluran BLT BBM di Ciracas sebesar Rp300 ribu untuk bulan September dan Oktober ini dilakukan bersamaan dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk September sebesar Rp200 ribu.

Lurah Ciracas Rikia Marwan mengatakan penyaluran bantuan yang dilakukan PT Pos di SKKT Kelurahan Ciracas menyasar 628 kepala keluarga (KK) warganya yang sudah didata Kementerian Sosial.

"Sejumlah 628 keluarga, tersebar di 10 RW. Jumlah yang disalurkan Rp500 ribu secara tunai. Alhamdulillah sudah berjalan dengan lancar," kata Rikia di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (13/9/2022).

Penyaluran dibagi dalam dua waktu pembagian untuk menmcegah terjadi penumpukan atau pun antrean.

Pagi hari untuk warga RW 01 sampai RW 05, dan siang harinya untuk warga RW 06 sampai RW 10.

Baca juga: Giliran Polisi di Jakarta Utara Bagikan Bansos BBM ke Sopir Angkot dan Tukang Ojek

Warga yang termasuk dalam data Kementerian Sosial sebagai penerima bantuan cukup datang membawa KTP lalu mengantre gilirannya dipanggil petugas PT Kantor Pos.

"Saya bisa menjamin bahwa penerima tepat sasaran. Karena sebelumnya kita sudah melakukan pendataan lagi di tingkat RT dan difokuskan kepada warga yang memang membutuhkan," ujar Rikia.

Suasana penyaluran BLT BBM dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (13/9/2022).
Suasana penyaluran BLT BBM dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (13/9/2022). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

BLT BBM sebesar Rp150 ribu per bulan ini termasuk dalam tiga bantuan yang diberikan pemerintah pusat setelah subsidi bahan bakar minyak (BBM) dialihkan.

Selain BLT, pemerintah memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600 ribu bagi pekerja dengan upah Rp3,5 juta, dan bantuan angkutan untuk para sopir angkutan, ojek online, nelayan.

"Sebenarnya terdampak dengan kenaikan BBM. Tapi bagaimana, keputusan pemerintah ya kita mengikuti saja. Insya Allah dengan adanya Bansos ini terbantu," tutur Nana Sunana, satu warga penerima BLT BBM.

Sebelumnya, pemerintah menaikkan harga Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000, Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp6.800, dan Pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.

Baca juga: Demo BBM Memanas, Massa Mahasiswa Terobos Kawat Berduri di Patung Kuda Jakarta Pusat

Akibat kenaikan harga BBM tersebut harga bahan pokok hingga tarif angkutan umum ikut naik, sehingga membebani daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi Covid-19.

 

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved