Penjabat Pengganti Anies Baswedan

Bahtiar Kemendagri Minta Doa Usai Namanya Diusulkan Jadi Pengganti Anies Baswedan: 'Terima Kasih'

Bahtiar pun turut meminta doa agar dirinya terpilih menjadi Pj Gubernur DKI menggantikan Gubernur Anies Baswedan.

Dok Kemendagri
Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum melaksanakan Webinar Sosialisasi Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2022 di Millenium Hotel Sirih, Jakarta yang dipimpin oleh Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar tak mau banyak berkomentar soal namanya yang diusulkan DPRD DKI Jakarta untuk menjadi kandidat penjabat (Pj) Gubernur DKI menggantikan Gubernur Anies Baswedan.

Saat ditemui awak media di Kementerian Agama, ia pun hanya berharap proses pemilih Pj Gubernur DKI dapat berlangsung lancar sesuai ketentuan.

Bahtiar pun turut meminta doa agar dirinya terpilih menjadi Pj Gubernur DKI menggantikan Gubernur Anies Baswedan.

"Mohon doa dan terima kasih," ucapnya, Rabu (14/9/2022).

Bahtiar Dinilai Kandidat Pj Gubernur Paling Netral

Sebelumnya, Pengamat politik Hendri Satrio, menilai Bahtiar paling cocok menduduki jabatan sebagai Pj Gubernur DKI menggantikan Gubernur Anies Baswedan.

Hal ini diungkapkan pendiri lembaga survei Kelompok Kajian dan Diskusi Publik Indonesia (KedaiKOPI) menanggapi tiga nama yang diusulkan DPRD DKI sebagai Pj Gubernur DKI ke Kemendagri.

Sebagai informasi, selain Bahtiar dua nama lain yang diusulkan DPRD DKI ialah Sekretaris Daerah (Sekda) Marullah Matali dan Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono.

Baca juga: Bahtiar Dinilai Lebih Pantas Gantikan Anies Netral, Pengamat: Yang Lain seperti Punya Bekingan

"Menurut saya Dirjen Kemendagri yang paling netral, dalam arti itu memang tugas dia sebagai Dirjen Kemendagri," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/9/2022).

"Kalau yang lain punya kemiripan seolah-olah mereka punya beking, baik itu pak Heru dan pak Sekda," sambungnya.

Sebagai informasi, Pj Gubernur DKI ini nantinya akan dipilih langsung oleh Presiden Jokowi.

Bila melihat faktor kedekatan dengan Presiden Jokowi, maka Heru dinilai lebih diunggulkan dibandingkan kandidat lainnya.

Sebab, Heru dinilai punya ikatan yang sangat erat dengan Presiden Jokowi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved