Cerita Kriminal

Bermula dari Saling Ledek di Medsos, Tawuran di Depok Bikin Pria Ini Tewas Alami Luka Parah

Seorang pelajar berinisial AZ tewas mengenaskan dalam peristiwa tawuran maut di Jalan Raya Boulevard Grand Depok City (GDC), Sukmajaya, Kota Depok.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar (kedua dari kiri), didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno (kanan), meminta keterangan dari pelaku, Rabu (15/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Seorang pelajar berinisial AZ tewas mengenaskan dalam peristiwa tawuran maut di Jalan Raya Boulevard Grand Depok City (GDC), Sukmajaya, Kota Depok, pada Senin (12/9/2022) dua hari lalu.

Korban mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam oleh pelaku dari pihak kelompok lawannya, yang berinisial IB (19).

"Korban inisial AZ, meninggal dunia dengan luka di bagian bahu sebelah kanan dan bagian ini (bawah ketiak)," ujar Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar saat memimpin ungkap kasusnya di Polrestro Depok, Rabu (14/9/2022).

Imran mengatakan, pemicu tawuran antara kelompok korban dan pelaku ini hanya semata tren belaka.

"Hanya janjian di medsos, jadi ini sudah tren. Bahwa kalau mereka sudah janjian di medsos itu saling ledek-ledekan," ungkapnya.

Baca juga: Mau Tawuran, Tiga Orang Anggota Gangster Berhasil Dibekuk Tim Presisi Polres Bekasi Kota

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa beberapa bilah senjata tajam.

"Korban ini dibacok dua kali pakai celurit, nah ini barang buktinya," jelas Imran menunjukan barang bukti celurit yang diamankan dari pelaku.

Terakhir, Imran berujar bahwa pelaku utama dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar (kiri), didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno (kanan), menunjukan barang bukti yang diamankan dari pelaku, Rabu (15/9/2022).
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar (kiri), didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno (kanan), menunjukan barang bukti yang diamankan dari pelaku, Rabu (15/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

"Pasal yang dikenakan Pasal 351 KUHP (tentang penganiayaan) Ayat 3, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved