Penjabat Pengganti Anies Baswedan

Tak Banyak Orang Tahu, Marullah Matali Calon Pengganti Anies Pernah Pimpin Rombongan Berhaji

Tak banyak yang tahu, Marullah Matali calon pengganti Anies Baswedan di DKI Jakarta pernah memimpin rombongan berhaji.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Tak banyak yang tahu, Marullah Matali calon pengganti Anies Baswedan di DKI Jakarta pernah memimpin rombongan berhaji. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tak banyak yang tahu, Marullah Matali calon pengganti Anies Baswedan di DKI Jakarta pernah memimpin rombongan berhaji.

Marullah Matali yang kini menjabat sebagai Sekda DKI Jakarta adalah satu dari tiga nama yang diusulkan menjadi penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta.

Selain Marullah Matali, dua nama lainnya yakni Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar, Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono.

Pernah Pimpin Jemaah Haji

Menjabat Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali berstatus sebagai PNS karir di Pemprov DKI yang berada di level tertinggi.

Baca juga: Anies Baswedan Ogah Komentari Sekda Marullah Matali yang Direkomendasikan Jadi Pj Gubernur DKI

Berikut ini TribunJakarta.com merangkum secuil perjalanan hidup Marullah Matali.

Salah satunya ketika dia memimpin jemaah haji sewaktu menunaikan poin kelima dalam Rukun Islam puluhan tahun silam.

Marullah Matali menceritakan pengalamannya itu kepada TribunJakarta.com saat dia masih menjabat Wali Kota Jakarta Selatan.

Sekda DKI Marullah Matali saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/9/2021).
Sekda DKI Marullah Matali saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/9/2021). Tak banyak yang tahu, Marullah Matali yang kini jadi calon pengganti Anies Baswedan di DKI Jakarta pernah memimpin rombongan berhaji. (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Pada tahun 1996 silam, jauh sebelum dia menjadi pejabat tinggi di Pemprov DKI Jakarta, Marullah Matali berkesempatan menunaikan ibadah haji.

Kala itu, Marullah Matali yang masih berusia 36 tahun, membawa rombongan haji yang tengah berkumpul di Mina, sebuah lembah di padang pasir yang terletak sekitar lima kilometer sebelah timur Kota Mekkah.

Salah satu jemaah membuat Marullah kelimpungan lantaran menghilang di tengah rombongan.

"Hilang selama satu hari, dari Zuhur ketemu Zuhur lagi. Dicari enggak ketemu. Kita lagi mabit (bermalam, red) di Mina. Kita sudah putus asa," kenang dia kepada TribunJakarta.com di ruang kerjanya, Senin (8/7/2019).

Ketika mencari salah satu peserta itu, datang seorang pria paruh baya menghampiri Marullah.

Baca juga: Ketua DPRD DKI: Marullah Matali Harus Mundur dari Sekda Bila Terpilih Pj Guberbur

Pria paruh baya itu bertanya keberadaan maktabnya (tempat pembagian kelompok haji) kepada Marullah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved