Penjabat Pengganti Anies Baswedan

Calon Kuat Penjabat Gubernur DKI, Marullah Matalli Dibela Habis PKB saat Anies Hendak Menggantinya

Calon kuat Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Marullah Matalli pernah dibela habis PKB saat Anies Baswedan hendak menggantinya

Editor: Elga H Putra
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali. Calon kuat Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Marullah Matalli pernah dibela habis PKB saat Anies Baswedan hendak menggantinya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sekarang jadi calon kuat penjabat Gubernur DKI Jakarta, siapa sangka Marullah Matali pernah hendak diganti Anies Baswedan.

Hal itu terjadi saat Marullah Matali yang kini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta sedang melaksanakan ibadah haji tahun 2022.

Saat itu, Anies Baswedan berencana melantik Sigit Wijatmoko sebagai penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) DKI menggantikan Marullah Matali yang sedang berhaji.

Selama Marullah menjalankan ibadah haji, Anies sudah lebih dulu menunjuk Sigit sebagai pelaksana harian (Plh) Sekda DKI.

Anies kemudian berniat melantik Sigit sebagai Pj Sekda DKI Jakarta.

Baca juga: Marullah Matali Calon Pengganti Anies Baswedan: Lulusan Arab Saudi yang Juga Pengurus NU Jakarta

Akhirnya, pelantikan Sigit pada Juli 2022 lalu sebagai Pj Sekda DKI Jakarta menggantikan Marullah Matali dibatalkan.

Salah satunya karena adanya penolakan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta.

Ketua Fraksi PKB-PPP DPRD DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas kala itu menyebut Gubernur Anies Baswedan tak bisa seenaknya mengganti Sekda Marullah Matali.

Kolase Foto Sekda DKI Jakarta Marullah Matali dan Jemaah Haji.
Kolase Foto Sekda DKI Jakarta Marullah Matali dan Jemaah Haji. (Kolase Foto TribunJakarta)

"Tidak bisa dong main gonta-ganti enggak jelas, kecuali kinerja Sekda yang lama enggak bagus," ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (18/7/2022).

Bila memang ingin mengganti Sekda Marullah, ia mengingatkan Gubernur Anies Baswedan untuk melakukannya sesuai aturan.

Sesuai ketentuan, penunjukan jabatan Sekda DKI hanya bisa dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sesuai keputusan Presiden Joko Widodo.

"Gubernur hanya bisa mengajukan (usul) ke Kemendagri, tapi kewenangan ada di Kemendagri," ujarnya.

Baca juga: Dapat Undangan Anies Baswedan Mau Lantik Pj Sekda DKI, Ketua DPRD DKI Geram: Melangkahi Presiden

Baca juga: Anak Buah Anies Baswedan di Balai Kota Dibuat Kocar-kacir, Ada yang Ditandu Hingga Muncul Asap Tebal

Oleh sebab itu, ia menilai keputusan Anies yang ingin melantik Sigit sebagai Pj Sekda DKI telah menyalahi etika.

Terlebih, Sekda Marullah Matali sedang menjalani ibadah haji di tanah suci.

"Orangnya lagi haji di Saudi, tiba-tiba pulang udah enggak ada jabatan. Ini kan ngaco, bar-bar kalau pergantiannya seperti ini, etikanya di mana?" kata Hasbialah geram.

Dua bulan berselang sejak nyaris digantikan Anies Baswedan, Marullah Matali kemudian diusulkan DPRD menjadi salah satu calon Penjabat Gubernur (Pj) DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan yang akan berakhir masa jabatannya pada Oktober 2022 mendatang.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved