Persija Jakarta
Ini Pernyataan Resmi Persija Jakarta Soal Kepergian Ismed Sofyan: Singgung Tempat baru dan Visi Misi
Persija Jakarta akhirnya membuat pernyataan resmi soal kepergian Ismed Sofyan pada Kamis (15/9/2022).
TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta akhirnya membuat pernyataan resmi soal kepergian Ismed Sofyan pada Kamis (15/9/2022).
Delapan paragraf tertulis pada press rilis dengan keterangan utama dari sang Presiden Klub Persija Jakarta, Mohamad Prapanca.
Persija menyematkan Ismed Sofyan dengan predikat legenda.
Kesetiaannya selama 21 tahun berseragam lambang Monas di dada berhasil mempersembahkan tiga gelar bergengsi, Piala Presiden 2018, Liga 1 2018, dan Piala Menpora 2021.
Prapanca mengatakan, kepergian Ismed Sofyan adalah hasil kesepakatan secara kekeluargaan tentang pemutusan kontrak kerja sama.
Baca juga: Tahu Masalah Persija Jakarta Terkait Pamitnya Ismed Sofyan, Ketum Jakmania: Kepedihan Luar Biasa
"Untuk kebaikan kedua belah pihak, Persija dan Ismed sepakat secara kekeluargaan mengakhiri kerja sama,” ujar Prapanca.
Prapanca mendukung soal kepindahan Ismed Sofyan untuk berkarir sebagai pemain sepak bola di tempat yang baru.
Ia menyinggung soal visi misi saat menyatakan dukungan soal klub yang akan disinggahi Ismed Sofyan.
"Persija mendukung penuh Ismed bisa meneruskan kariernya sebagai pesepak bola di tempat yang cocok dengan visi dan misinya," tertulis pada keterangan resmi itu.
Persija Jakarta pun membuka diri untuk menjadi rumah bagi Ismed Sofyan.

Prapanca memastikan bahwa Persija akan selalu terbuka menerima kembali Ismed jika ingin pulang kembali rumah Macan Kemayoran.
"Persija akan tetap menjadi rumah bagi Ismed Sofyan apabila di kemudian hari yang bersangkutan ingin meniti karier di kepelatihan dan manajemen sepak bola,” ucap Prapanca lagi.
Pesan Ismed Sofyan
Sebelum pernyataan resmi Persija Jakarta, Ismed Sofyan telah lebih dulu menyatakan pamit.
Melalui Instagramnya @ismedsofyan14, Selasa (13/9/2022), pemilik nomor 14 itu menyatakan hengkang dari Persija Jakarta, klub yang telah dibelanya selama 21 tahun.
Tanpa pesta perpisahan, tanpa riuh doa, pemain asal Aceh itu menyatakan kepergiannya.
Ismed Sofyan sendiri mengakui permintaan maafnya kepada Jakmania jika dia pamit dengan cara yang meninggalkan kesan.

Yang lebih menyakitkan Jakmania, ternyata kepergian pemain berdarah Aceh itu sudah sejak 11 Agustus 2022.
Ismed Sofyan tidak ingin dirinya disebut legenda walaupun layak menyandangnya.
Ia hanya mendaku pria yang mengadu nasib di ibu kota.
Berikut ini ucapan pamit Ismed Sofyan untuk The Jakmania yang dituliskan di Instagramnya.
Kalimat sederhana untuk the jak mania
Meninggalkan atau ditinggalkan itu sudah menjadi siklus kehidupan. Berbeda cara akan berbeda makna. Hanya saja itu semua sudah berdasarkan ketetapanNya.
Kalimat sederhana ini saya harap bisa tersampaikan kepada kalian semua yg sudah mensupport saya sampai detik ini
Atas izin Allah melalui kalian saya bisa sampai seperti saat ini, dan juga atas dukungan tulus kalian saya masih berada disini.
Saya akan langsung pada intinya,
Status saya sudah bukan sebagai pemain persija lagi per tanggal 11 Agustus, dan sudah menyelesaikan kontrak dengan tim manajemen, tetapi insyaAllah saya tetap akan gantung sepatu sebagai pemain bola, tapi tidak di persija
saya memohon maaf karna tidak bisa membuat perpisahan yg meninggalkan kesan.
The jak, 21 tahun bukanlah waktu yg singkat bagi saya selalu berada bersama kalian, suka duka tim ini sudah kita lewati bersama.

tetaplah seperti ini terhadap klub bola yg kalian cintai. Selalu memberi support untuk siapapun pemain yg berjuang di tim ini. Tetaplah menjaga solidaritas, semakin bijak dalam memberi aspirasi, dan menjadi suporter yg dewasa dalam membela tim kecintaannya.
Sekali lagi Terimakasih banyak Jakmania dukungan kalian selalu luar biasa.
Jakmania mungkin Saya bukanlah legenda, saya hanya lelaki biasa yg mengais rezki di ibu kota.
Tetapi Dimana pun saya berada, jak mania selalu mempunyai tempat di hati saya
Sementara, kepergian Ondrej Kudela dan Abdulla Yusuf Helal ke Timnasnya masing-masing mendapat perhatian khusus.
Persija Jakarta sampai membuat rilis pemberitaan dengan kata-kata penyemangat di akhirnya.
"Titip salam dari Persija untuk warga Ceko Kudy!"
"Sukses bersama Bahrain, Yusuf!" tertulis di laman Persija Jakarta.