Penjabat Pengganti Anies Baswedan

Pj Gubernur DKI Harus Punya Kompetensi dan Berpengalaman, Peneliti BRIN Sebut Sosok Ini

Peneliti BRIN Siti Zuhro mengatakan, Pj Gubernur DKI Jakarta yang akan menggantikan Anies Baswedan harus memiliki kompetensi memadai.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ilustrasi Kursi Kepala Daerah. Peneliti BRIN Siti Zuhro mengatakan, Pj Gubernur DKI Jakarta yang akan menggantikan Anies Baswedan harus memiliki kompetensi memadai. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengatakan, Pj Gubernur DKI Jakarta yang akan menggantikan Anies Baswedan harus memiliki kompetensi memadai.

Selain itu, menurut dia, Pj Gubernur DKI mesti memahami alur pemerintahan, memiliki rekam jejak yang baik, dan berpengalaman.

"Nah kalau orang-orang sosok yang dicalonkan tidak memiliki catatan background itu susah," kata Siti Zuhro kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).

"Sementara kita melihat ada Dr Bahtiar di situ, yang adalah sekarang Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri. Beliau ini memang luar biasa sebetulnya, jadi sudah malang melintang di Kemendagri, dan mengurus tentang pemilu," tambahnya.

Siti Zuhro menambahkan, Jakarta yang sedang bersiap menanggalkan status sebagai ibu kota negara memerlukan pemimpin yang bisa mengharmonisasikan kebijakan di pusat dan daerah.

Menurutnya, sosok Bahtiar dinilai tepat karena dapat menjalin komunikasi dengan berbagai pihak secara vertikal maupun horizontal.

Baca juga: Heru Budi Hartono Dinilai Kandidat Kuat Pj Gubernur DKI, Marullah Matali Terlemah: Jokowi Faktornya

"Beliau (Bahtiar) ini juga sangat fasih lah ya mengurus daerah, networking yang luas dengan akademisi, dengan intelektual, LSM, media, cukup baik hubungannya," ucap dia.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta telah menyerahkan tiga usulan nama penjabat (Pj) Gubernur DKI pengganti Gubernur Anies Baswedan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (14/9/2022).

Kolase foto Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar dan Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono yang jadi calon pengganti Anies Baswedan di DKI Jakarta.
Kolase foto Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar dan Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono yang jadi calon pengganti Anies Baswedan di DKI Jakarta. (Kolase Tribun Jakarta)

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan tiga usulan nama ini diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro lantaran Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sedang rapat di Hotel Pullman.

"Pertama saya terima kasih dari Pak Mendagri, Pak Tito sedang rapat di Pullman diterima Pak Sekjen Pak Suhajar. Saya menyerahkan berkas yang kemarin sudah saya bahas 3 nama itu. Hari ini sudah diterima, ini tanda terimanya," katanya di Kantor Kemendagri.

Selain itu, lanjut Pras, penyerahan ini sebagai tindak lanjut setelah ketiga nama usulan DPRD DKI, yakni Dirjen Politik danPemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar, Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali terpilih.

"Saya jelaskan, saya serahkan untuk ditindaklanjut. Jadi diterima oleh Pak Sekjen untuk ditindaklanjut, karena sebelum tanggal 16 Oktober Pak Anies selesai. Jadi mekanisme apa saya mau tanya kepada beliau dan diarahkan dan dirapatkan oleh 9 instansi terkait untuk membicarakan harus cek betul Pj ini apakah ada masalah. Baru diserahkan kepada pak presiden," lanjutnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved