Pilpres 2024

Bukan Menghina, Ini Alasan Sekber Prabowo-Jokowi Usung Joko Widodo Jadi Wapres 2024

Sekber Prabowo-Jokowi mengungkap alasan ingin mengusung Presiden Joko Widodo sebagai cawapres 2024. Bukan karena ingin menghina.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Koordinator Sekretariat Bersama Prabowo Subianto - Joko Widodo (Sekber Prabowo-Jokowi) Ghea Giasty Italiane saat ditemui di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (16/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci


TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Koordinator Sekretariat Bersama Prabowo Subianto - Joko Widodo (Sekber Prabowo-Jokowi) Ghea Giasty Italiane mengungkap alasan ingin mengusung Presiden Joko Widodo sebagai cawapres 2024.

Ia pun membantah bahwa dirinya telah menghina Presiden Jokowi lantaran ingin mengusung eks Wali Kota Solo itu sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto.

"Bagi kami itu bukan penghinaan, kami ingin pak Jokowi melanjutkan kembali pembangunan yang mungkin belum bisa selesai di 2023-2024," ucapnya saat ditemui di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (16/9/2022).

Kinerja Presiden Jokowi selama hampir delapan tahun terakhir memimpin Indonesia pun dipuji Ghea.

Ia pun menyoroti keberhasilan Presiden Jokowu yang bisa menurunkan jumlah utang Indonesia sebanyak tiga persen.

Baca juga: Sekber Prabowo-Jokowi Gelar Talkshow Judicial Review MK, Terungkap Tujuan Jelang Pilpres 2024

Pembangunan infrastruktur di daerah, seperti perbaikan jalan hingga pembangunan tol di daerah dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Belum lagi program kartu prakerja yang dinilai sangat membantu masyarakat kalangan menengah ke bawah, sehingga warga yang masih menganggur punya wadah untuk mengembangkan bakat dan diberi kesempatan untuk maju.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Yogyakarta.
Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Yogyakarta. (Dokumen Pribadi)

"Dengan kinerja beliau yang sangat bagus dan program-program beliau yang sangat baik, maka kita ingin untuk tetap dilanjutkan lagi," ujarnya.

Ia menambahkan, elektabilitas Presiden Jokowi yang cukup tinggi dinilai mampu mendongkrak dukungan terhadap Prabowo Subianto yang mau diusung sebagai capres 2024.

"Jadi enggak ada salahnya kalau kami calonkan lagi beliau sebagai wapresnya pak Prabowo di 2024-2029, itulah alasan dari Sekber untuk mengusung beliau," kata Ghea.

Baca juga: Muncul Wacana Jokowi Bakal Jadi Cawapres Prabowo, Dua Politikus Ternama Ini Beri Tanggapan

Untuk mewujudkan hal ini, Ghea mengaku, Sekber Prabowo-Jokowi bakal mengajukan judicial review (JR) ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memastikan Presiden Jokowi bisa kembali dicalonkan sebagai Cawapres 2024 mendampingi Prabowo Subianto.

"Kami ingin meminta kepastian hukum apakah boleh pak Jokowi kembali menjabat sebagai wapres, kamu coba mengajukan (JR) ke MK suapaya ada kepastian," tuturnya.

"Sehingga dalam melangkah ke depannya juga menjadi lebih pasti," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved