Polemik Pergantian Nama Jalan di Jakarta

Kabar Pemprov DKI Mau Ganti Nama Jalan di Kelapa Gading, Tina Toon Dicurhati Warga: Pada Heboh

Anggota DPRD DKI Tina Toon mendapatkan banyak curhat warga terkait kabar pergantian nama jalan di kawasan Kelapa Gading. Call center jadi heboh.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Anggota DPRD DKI Tina Toon mendapatkan banyak curhat warga terkait kabar pergantian nama jalan di kawasan Kelapa Gading. Call centernya jadi heboh. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Rencana pergantian nama jalan di Jakarta kembali menimbulkan polemik.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Agustina Hermanto atau Tina Toon mengungkapkan sudah mendapatkan kabar dari warga perihal rencana Pemprov DKI Jakarta mengganti sejumlah nama ruas jalan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sayangnya, rencana tersebut justru ditolak oleh mayoritas warga setempat.

"Jadi sebenarnya kalau tahu itu, tahunya dari warga justru. Taunya dari DM, call center pada heboh. Jadi awalnya itu, jadi surat sudah dari 11 Agustus, hari Minggu loh ya, terus baru tahunya di hari Selasa kemarin, pada saat mau sosialisasi warga juga pada selesai sesi juga menanyakan di situ sekalian kan menanyakan pendapat ternyata mayoritas menolak yang di DM, call center dan lain-lain," ucapnya, Kamis (15/9/2022).

Tiap aduan warga yang masuk, diakui Politisi PDI Perjuangan ini hampir sama.

Baca juga: Pergantian Nama Jalan Tahap II di Jakarta Belum Mulai, Wagub Ariza: Selesaikan Dulu Tahap I

Rata-rata dari warga yang menolak menanyakan urgensi pergantian nama tersebut serta menyarankan agar jalan yang rusak diperbaiki, bukan dilakukan pergantian nama.

"Terus yang ketiga juga ketika diganti itu ada efek-efek yang sangat merugikan secara waktu dan materi. Pertama misalnya soal KK, KTP, pokoknya semua identitas-identitasnya lah. Belum lagi kalau yang banyak terdampak ini giatnya ini giat usaha. Terus juga masalah domisili dan lain-lain dan itu bukan tidak ada biaya dan waktu itu semua akan merugikan," lanjutnya.

Berikut daftar 22 nama jalan di DKI Jakarta yang terdampak perubahan nama
Berikut daftar 22 nama jalan di DKI Jakarta yang terdampak perubahan nama (Dukcapil Jakarta)

Kepada pihaknya, para warga yang menolak justru memberikan masukan ke Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan nama tokoh pada gedung maupun bangunan, bukan menyasar pada jalan umum.

Baca juga: Rencana DPRD Buat Pansus Perubahanan Nama Jalan, Anak Buah Anies Baswedan Santai: Bagian Dinamika

"Satu lagi memang juga, tadi ada masukan dari warga kalau memang mau memberikan apresiasi gitu ya, nama-nama tokoh maupun pahlawan bisa, tapi mungkin tidak di jalan. Harusnya misalnya dibangunan, misalnya bangunan-bangunan milik pemprov nih diganti namanya. Itu yang tidak memberikan efek-efek yang tidak merepotkan bagi warga," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved