Cerita Kriminal

Pria di Garut Dibikin Sakit Hati Rekan Kerja, Lalu Muncul Ide Habisi Korban saat Ngopi + Merokok

YM tega melakukan pembunuhan sadis kepada R yang merupakan teman kerja sekaligus teman tinggalnya di mess. Penyebabnya ini.

Editor: Siti Nawiroh
Kompas.com
Ilustrasi. Kadung sakit hati membuat seorang pria berinisial YM di Garut menghabisi rekan kerjanya berinisial R. Lalu saat YM tengah ngopi dan merokok, munculan ide untuk melakukan pembunuhan kepada R. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kadung sakit hati membuat seorang pria berinisial YM di Garut menghabisi rekan kerjanya berinisial R.

Lalu saat YM tengah ngopi dan merokok, munculan ide untuk melakukan pembunuhan kepada R.

YM tega melakukan pembunuhan sadis kepada R yang merupakan teman kerja sekaligus teman tinggalnya di mess.

Ia nekat menghabisi teman sepekerjaannya lantaran sakit hati karena korban sering mengolok-oloknya dengan kata tidak pantas saat bekerja.

YM dan korban R (35) sama-sama bekerja di pabrik tahu yang berlokasi di RW 09 Kampung Dangdeur, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Baca juga: Suami di Tangerang Bunuh Istri dengan Cara Keji Seusai Hubungan Badan, Chat Mesra Dibalas Pisau

Hasil dari pemeriksaan polisi, korban juga kerap mengolok-ngolok pelaku soal postur tubuhnya.

"Jadi korban ini sering mengolok-ngolok dengan perkatan tidak pantas dan masalah tinggi badan tersangka," ujar Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono kepada awak media saat ekspose kasus tersebut di Mapolres Garut, Kamis (15/9/2022).

Pelaku pun terlihat emosi saat ditanyai wartawan soal alasannya merampas nyawa temannya sendiri.

Ilustrasi pembunuhan. Seorang pria jadi korban pembunuhan teman kerjanya.
Ilustrasi pembunuhan. Seorang pria jadi korban pembunuhan teman kerjanya. (TRIBUNMEDAN)

Ia mengakui menghabisi temannya itu pada dini hari pukul 03.00 WIB sebelum memulai pekerjaan. 

Korban diketahui masih dalam keadaan tertidur saat dirampas nyawanya oleh pelaku.

"Sakit hati saya, disebut (binatang) dihina begitu, katanya kerja jangan tidur terus," ujar YM saat diwawancarai.

Pelaku diketahui baru dua bulan bekerja di pabrik tahu tersebut, sementara korban merupakan senior dari pelaku yang sudah bekerja lebih dari dua tahun.

Tidak terima terus-terusan diejek korban, pelaku akhirnya merencanakan pembunuhan.

Ia diketahui mengambil besi pembatas jalan untuk menghabisi nyawa korban dari tempat yang tidak jauh dari kamarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved