Polemik Pergantian Nama Jalan di Jakarta

Tina Toon Bicara Pergantian Nama Jalan di Kelapa Gading: Kalo Warga Menolak, Ya Tulis Menolak

Agustina Hermanto atau Tina Toon meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta transparan soal pergantian nama jalan.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Tina Toon, anggota DPRD DKI terpilih periode 2019-2024 saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2019). Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Agustina Hermanto atau Tina Toon meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta transparan soal rencana perubahan nama jalan di Kelapa Gading 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Agustina Hermanto atau Tina Toon meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta transparan soal rencana perubahan nama jalan di Kelapa Gading.

Tina Toon meminta pemerintah transparan terkait berita acara perubahan nama jalan.

Mantan artis cilik itu juga menegaskan pemerintah harus apa adanya jikalau memang banyak warga yang menolak perubahan nama jalan.

"Tolong berita acaranya dibuat se-transparan mungkin. Jika warga mayoritas menolak ya ditulis menolak," kata Tina Toon saat dikonfirmasi, Jumat (16/9/2022).

Tina Toon menuturkan, rencana perubahan nama jalan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sejatinya harus mengikuti suara masyarakat.

Baca juga: Warga Ngadu Soal Pergantian Nama Jalan, Tina Toon Singgung Anies Baswedan: Jangan Bikin Warga Repot

Pasalnya, lanjut Tina, kebijakan ini dapat bedampak banyak bagi masyarakat.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan sosialisasi yang menyasar ke seluruh lapisan masyarakat.

"Karena bagaimanapun kebijakan ganti nama ini, yang tiba-tiba dan tidak ada pembahasan itu berdampak sekali bagi masyarakat," ucapnya.

Tina Toon menambahkan, setelah isu soal rencana perubahan nama jalan di Kelapa Gading mencuat, banyak warganet yang mengirimkan pesan lewat media sosial mengaku keberatan.

Ia pun memastikan akan mengawal rencana kebijakan ini menjelang lengsernya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Aku berharap banget dari gubernur, wakil gubernur yang masa jabatannya tinggal sebulan ini betul-betul bisa mendengarkan keberpihakan pada masyarakat dan mendengarkan keluhan aspirasi masyarakat untuk satu kebijakan ini," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved