Usut Penyebar Berita Hoaks Soal Jalan Jateke, Kapolsek Pagedangan Ajak Warga Memaafkan Pelaku

Laporan tentang viralnya konten itu lantas diterima Kapolsek Pagedangan, AKP Seala Syah Alam.

Istimewa
Kapolsek Pagedangan, AKP Seala Syah Alam dengan pelaku penyebar hoaks tentang Jalan jatake. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Baru-baru ini terdapat video viral di media sosial Tiktok.

Dalam video tersebut, akun Tiktok @Fajrialhadz menampilkan tayangan tentang suasana jalan raya di wilayah Jatake menuju Kadusirug, Tangerang, yang dalam perbaikan.

"Biar tidak dimanfaatkan oleh pemuda sekitar untuk cari duit. Karena cuma bikin macet jalannya dan membahayakan pengguna jalan," cuit akun Tiktok @Fajrialhadz.

Laporan tentang viralnya konten itu lantas diterima Kapolsek Pagedangan, AKP Seala Syah Alam.

Dia beserta jajaran langsung mengusut tuntas terkait viralnya video tersebut. Usut punya usut, ternyata video tersebut hoaks.

Baca juga: Perayaan Ultah Pejabat Kejari Kota Tangerang Pakai Palang Pintu hingga Hoaks Penyekapan 3 Wartawan

"Terkait postingan konten di akun Tiktok @Fajrialhadz kami menindak lanjutinya, hingga mendapatkan profiling dari siapa pembuat kontennya," kata dia, saat dikonfirmasi awak media, Jumat (16/9/2022).

"Diduga yang bersangkutan melanggar UU ITE Pasar 28 ayat 1 yang berbunyi “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong  atau Hoax dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik," sambung dia.

Dia menjelaskan, jalan raya yang dimaksud belum bisa dilintasi karena umur coran yang  belum cukup.

"Dan tentang sumbangan untuk Masjid, memang benar sedang dilakukan perbaikan, terkait konten yang lagi memanas yang bersangkutan @Fajrialhadz meminta maaf dengan datang langsung atau membuat video permintaan maaf kepada Pemuda dan Warga Desa Jatake," tutur dia.

Tak hanya itu, Seala memilih untuk menyelesaikan kasus tersebut dengan restorative justice, meminta warga setempat untuk memaafkan pelaku.

"Kami meminta untuk warga Jatake berbesar hati dan memaafkan terhadap apa yang sudah dilakukan Muhammad Fajri atas akun @Fajrialhadz," ucapnya.

"Diapun sudah mengakui perbuatannya dan memohon maaf terutama kepada masyarakat Jatake," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved