Viral Nisan di TPU Kamboja Depok Dirusak, Pengurus: Saya Bisa Tuntut Kalau Diekspose Selalu Salah

Viral dugaan perusakan makam di TPU Kamboja, Cilodong, Kota Depok. Pengurus buka suara dan bakal tuntut bila tidak ada klarifikasi.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Nisan yang rusak di TPU Kamboja, Cilodong, Kota Depok, Sabtu (17/9/2022). Viral dugaan perusakan makam di TPU Kamboja, Cilodong, Kota Depok. Pengurus buka suara dan bakal tuntut bila tidak ada klarifikasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Viral di media sosial dugaan perusakan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kamboja, Cilodong, Kota Depok.

Dari unggahan dalam akun Instagram @depok24jam, disebutkan bahwa satu diantara sejumlah nisan makam yang ada di TPU Kamboja tersebut dirusak.

Menanggapi hal tersebut, pengurus TPU Kamboja yang juga merupakan ketua RW setempat, Yandi, mengatakan bahwa diduga ada yang melempar puing bangunan ke area makam hingga mengenai nisa tersebut dan akhirnya rusak.

"Itu kayaknya enggak sengaja lempar benda, kebetulan jatuh ke makam, terjadilah menimpa nisan makam. Jadi itu bukan perbuatan yang disengaja," kata Yandi di lokasi, Sabtu (17/9/2022).

Yandi menuturkan, bila pihak keluarga pemilik makam tersebut merasa keberatan, ia siap bertanggung jawab mengganti kerusakan nisan tersebut.

Baca juga: Beri Penghormatan, 900 Makam Covid-19 di TPU Bambu Apus Akan Dipasangi Plakat Nisan

Baca juga: Haru! Bendera Merah Putih di Atas Makam Brigadir J, Ibunda Menjerit: Sama Kamu dengan Pahlawan Nak

pengurus TPU Kamboja yang juga merupakan ketua RW setempat, Yandi
pengurus TPU Kamboja yang juga merupakan ketua RW setempat, Yandi (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

"Jadi kalau memang dari pihak yang merasa dirugikan, saya katakan silakan datang ke tempat ini dan saya akan pertanggung jawabkan," tegasnya.

Yandi pun menyayangkan viralnya nisan makan yang rusak ini di sosial media, tanpe terlebih dulu mengkonfirmasi dirinya.

"Nah, tidak klarifikasi secara baik-baik. Saya bisa nuntut balik nih pencemaran nama baik jadinya. Kalau saya diekspose selalu salah, saya bisa menuntut karena pencemaran nama baik," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved