Cerita Kriminal

Bocah di Medan Dirudapaksa Hingga HIV, Komnas PA Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Komnas PA mendesak Polrestabes Medan segera menangkap pelaku rudapaksa anak perempuan berinisial JA (12).

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
KOMPAS/LAKSONO HARI W
Ilustrasi korban pencabulan. Komnas PA mendesak Polrestabes Medan segera menangkap pelaku rudapaksa anak perempuan berinisial JA (12). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mendesak Polrestabes Medan segera menangkap pelaku rudapaksa anak perempuan berinisial JA (12).

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengatakan kekerasan yang dilakukan pelaku hingga mengakibatkan JA terpapar HIV dan Korban kini dirawat merupakan perbuatan biadab.

"Tidak ada toleransi terhadap kasus kekerasan seksual biadap ini. Komnas Perlindungan Anak segera membentuk Tim Litigasi dan Advokasi untuk perkara ini," kata Sirait, Minggu (18/9/2022).

Komnas PA berharap pelaku yang diduga lebih dari satu dan merupakan orang terdekat JA dapat segera diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan hingga di tingkat Pengadilan.

Menurut Komnas PA, para pelaku dapat diancam dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara dan masa hukumnya diperberat 1/3 bila terbukti dilakukan orang terdekat.

Baca juga: Cinta Ditolak Jadi Motif 4 Anak di Bawah Umur Rudapaksa Gadis 13 Tahun di Cilincing

"Berharap Polrestabes Medan tidak ragu untuk menetapkan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu No. 01 Tahun 2016, tentang Perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," ujarnya.

Sirait menuturkan selain pendampingan hukum pihaknya akan memberikan pendampingan psikologis terhadap korban untuk memulihkan trauma atas kekerasan seksual dialami.

Pasalnya berdasar penelusuran Komnas PA, JA jadi korban kekerasan seksual sejak umurnya masih 7 tahun, pelakunya yakni pacar sang ibu, adik nenek, hingga akhirnya 'dijual' ke mucikari.

"Sayangnya kasus ini tidak mendapat perhatian dari Pemerintah kota Medan. Untuk kasus ini Komnas Perlindungan Anak segera berkordinasi dengan Kapolda," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved