Tangsel Masih Banjir, Gerindra Kritisi Pemkot Soal Penggunaan Rp 130 M Anggaran Sistem Drainase

Ketua Fraksi Gerindra-PAN DPRD Tangsel, Ahmad Syawqi, mengungkapkan, setidaknya ada 12 titik rawan banjir di kota penyangga DKI Jakarta itu.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Ketua Komisi II DPRD Tangsel, Ahmad Syawqi, di ruangannya, kantor DPRD Tangsel, Jalan Raya Serpong, Setu, Rabu (3/7/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Intensitas hujan yang tinggi kerap membuat sejumlah titik di Tangerang Selatan (Tangsel) terendam banjir.

Ketua Fraksi Gerindra-PAN DPRD Tangsel, Ahmad Syawqi, mengungkapkan, setidaknya ada 12 titik rawan banjir di kota penyangga DKI Jakarta itu pada Setpember 2022.

Penyebabnya karena sistem drainase yang buruk sehingga air hujan tidak mengalir.

"Hujan deras yang terus menerus mengguyur kawasan Tangerang Selatan sejak awal Bulan September mengakibatkan setidaknya 12 titik di Tangerang Selatan tergenang Banjir."

"Sistem drainase yang buruk dan tidak terawat tidak mampu membendung volume air yang cukup besar di beberapa titik," kata Syawqi dalam keterangan resminya, Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Momok Banjir Maharta dan Kampung Bulak, Hingga 4 Jurus Wakil Wali Kota Pilar Saga

Bagi Syawqi, Pemkot Tangsel telah abai dalam menggunakan anggran program pengelolaan sistem drainase.

Padaha jumlahnya cukup besar, yakni mencapai Rp 130, 3 miliar.

"Dengan anggaran Rp 130,3 miliar untuk program pengelolaan dan pengembangan sistem drainase yang masuk ke dalam belanja program prioritas perangkat daerah Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2022 ."

"Sudah seharusnya, realisasi dan pemaksimalan anggaran untuk drainase menjadi prioritas utama bagi Pemkot bersama dengan Dinas pembangunan Umum untuk mengatasi permasalahan banjir," papar Syawqi.

Selain persoalan drainase, DPRD melalui Rapat Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) telah mengusulkan sejumlah solusi penanggulangan banjir.

Banjir setinggi satu meter lebih merendam Perumahan Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (20/2/2021).
Banjir setinggi satu meter lebih merendam Perumahan Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (20/2/2021). (TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

"Pengerukan dan pembersihan sungai/sempadan, pemeliharaan rutin jalan lingkungan, pengadaan mesin pompa air untuk penanggulangan banjir dan pembangunan turap untuk penanggulangan banjir dan longsor," ujarnya.

Sebagai catatan, berikut 12 titik di Tangsel yang terendam banjir pada Bulan September 2022:

1. RW 009 Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren (TMA 50-70 cm)

2. Kavling Kampung Bulak RT 004 RW 002, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren (TMA ±100-120 Cm)
3. Villa Mutiara Serpong, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara (TMA ±60 Cm)

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved