Jelang Musim Hujan, DPRD DKI Jakarta Desak Pemprov Kebut Pembangunan 4 Rumah Pompa

DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov segera mengebut pengerjaan empat rumah pompa yang tersebar di Pulomas, Artha Gading, Kampung Ambon dan Kali Betik.

Bima Putra/TribunJakarta.com
Banjir yang merendam permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (12/9/2022). DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov segera mengebut pengerjaan empat rumah pompa yang tersebar di Pulomas, Artha Gading, Kampung Ambon dan Kali Betik. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci


TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jelang musim hujan, DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov DKI Jakarta segera mengebut pengerjaan empat polder atau rumah pompa yang tersebar di Pulomas, Artha Gading, Kampung Ambon, dan Kali Betik.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah meminta agar pembangunan keempat polder itu bisa selesai tepat waktu pada Desember 2022 mendatang.

"Upayakan semaksimal mungkin agar Desember bisa segera selesai," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (19/9/2022).

Desakan agar Pemprov mengebut pengerjaan polder ini bukan tanpa alasan, sebab, pembangunan keempat polder itu kini masih berkisar di angka 40 persen sampai 60 persen.

Padahal, Pemprov DKI tinggal punya waktu tiga bulan lagi untuk menyelesaikan pembangunan keempat polder itu.

Baca juga: Termasuk Eks Anak Buah Anies, PDIP Usul 2 Nama Perempuan Jadi Kandidat Pj Gubernur DKI

"Kami hanya melihat kasat mata, karena ini sudah bulan September," ujarnya.

Pembangunan empat polder itu memakan anggaran sebesar Rp240 miliar dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) selama dua tahun (multiyears).

Ida pun berharap, uang ratusan miliar yang sudah dikeluarkan bisa meminimalisir dampak banjir di keempat wilayah tersebut.

Apalagi, banjir kerap jadi momok bagi warga yang tinggal di wilayah-wilayah itu.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Sabtu 10 September 2022: Wilayah Ini Hujan Pagi dan Siang Hari

"Kelapa Gading itu salah satu titik banjir tertinggi, hampir setiap hujan genangan cukup lama dan tinggi," kata dia.

"Ini salah satu pemikiran yang akhirnya pompa ditempatkan di situ," sambungnya.

Sebagai informasi, empat polder ini diyakini mampu menampung debit air dengan kapasitas 23 meter kubik per detik (m3/detik).

Rinciannya, Polder Pulomas 5,5 m3/detik, Polder Kampung Ambon 3,5 m3/detik, Polder Kali Betik 7 m3/detik, dan Polder Artha Gading 7 m3/detik.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved