Singgung Perjuangan Rakyat, Pesan Anies Baswedan Saat Peringatan HUT ke-77 Rapat Raksasa Ikada

Pemprov DKI Jakarta gelar upacara Peringatan Hari Rapat Raksasa Ikada ke-77 di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022).

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana upacara Peringatan Hari Rapat Raksasa Ikada ke-77 di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta gelar upacara Peringatan Hari Rapat Raksasa Ikada ke-77 di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022).

Berlangsung pukul 07.30 WIB, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir dalam upacara tersebut dan bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di DKI ini menyampaikan pesan perihal keadilan sosial bagi keluarga di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Mulanya, ia bercerita perihal peristiwa adanya rapat raksasa Ikada.

Peristiwa ini, kata Anies, merupakan bagian penting dalam sejarah Bangsa Indonesia.

Baca juga: Anies Baswedan Bersanding dengan JK, Surya Paloh, AHY dan Ahmad Syaikhu: Koalisi Terbentuk?

Sebab, satu bulan pasca kemerdekaan peristiwa ini terjadi.

Padahal di tahun 1945 itu, jumlah rakyat yang melek huruf baru mencapai 5 persen dan 95 persen lainnya masih buta huruf.

"Peristiwa penting dalam perjalanan sejarah kita, karena republik baru berusia satu bulan, dalam situasi ketidakpastian dan dunia meragukan apakah ini adalah kemerdekaan kemauan rakyat atau kemauan elite. Lalu ada pandangan bahwa rakyat tidak menginginkan kemerdekaan," ucapnya di lokasi.

Suasana upacara Peringatan Hari Rapat Raksasa Ikada ke-77 di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022).
Suasana upacara Peringatan Hari Rapat Raksasa Ikada ke-77 di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022). (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

"Nah warga Jakarta bergerak, berkumpul di tempat ini mengirimkan pesan itu, dan inilah yang kemudian menandai babak baru dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan, bahwa bukan saja ini kemauan sekelompok orang terdidik, bukan hanya keinginan kaum intelektual yang pada waktu itu berjuang dengan tulisan, dengan pidato pidatonya, dengan kepartaiannya, tapi juga ini adalah kemauan seluruh rakyat Indonesia," tambahnya.

Peristiwa seperti ini diakui Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut tak bisa dianggap kecil.

Ia mengingatkan jajarannya untuk tak menganggap upacara hari ini sebagai ritual tahunan yang harus dikerjakan, tapi dianggap sebagai peringatan untuk mengingatkan kita semua atas peristiwanya.

Baca juga: Sempat Ngelak Hadir di Acara Yayasan Jenggala Center, Anies baswedan: Bahas Banyak Soal Jakarta

"Dan ingat bahwa kita semua adalah orang-orang yang Alhamdulillah sudah mulai merasakan manfaat kemerdekaan. Jadi peristiwa ini tidak bisa dianggap kecil, karena itu kami di DKI Jakarta mungkin satu-satunya, mungkin harus dicek ulang, satu-satunya yang menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ikada di Indonesia," ucapnya.

"Ini sesungguhnya sesuatu yang harus di peringati di mana-mana. Jadi ini pesan penting dan semoga hari Ikada akan bisa lebih banyak diingat di seluruh Indonesia, karena gerakan perjuangan rakyat yang sesungguhnya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved