Hampir 20 Tahun Kepemimpinan PKS di Depok, PDIP Ungkap Pembangunan yang Amburadul: Tak Ada Solusi

Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, membeberkan data yang dimiliki pihaknya terkait pembangunan Kota Depok yang disebutnya 'amburadul'.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
Kolase Tribun Jakarta
Wali Kota Depok, Mohammad Idris dan Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo - Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, membeberkan data yang dimiliki pihaknya terkait pembangunan Kota Depok yang disebutnya 'amburadul'. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok menyampaikan bahwa apa yang dikatakan oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto adalah sesuai dengan kenyataan.

Sebelumnya ramai diberitakan, Hasto meminta agar PKS tak mengkritik kenaikan harga BBM, dan lebih fokus terhadap kadernya untuk membenahi daerah yang dipimpin, salah satunya yakni Kota Depok.

Terhadap hal tersebut, Wali Kota Depok Mohammad Idris pun telah memberikan komentarnya, dan menganggap bahwa kritik adalah hal yang wajar dalam demokrasi.

Terkini, Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, membeberkan data yang dimiliki pihaknya terkait pembangunan Kota Depok yang disebutnya 'amburadul'.

"Saya ingin menyampaikan dari data yang kami punya ya, eksekusi daripada program-program yang disampaikan Pemerintah Kota Depok ini amburadul," tuturnya di Kantor DPRD Depok, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Wali Kota Idris Minta Tak Baper Soal Kritik BBM Naik, PDIP: Murni Peduli atau Oportunisme Politik?

Berikut adalah data terkait pembangunan Kota Depok yang dianggap bermasalah selama hampir 20 tahun kepemimpinan PKS :

Program Pengelolaan Sampah

Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, saat konferensi pers di Gedung DPRD Depok, Selasa (20/9/2022).
Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, saat konferensi pers di Gedung DPRD Depok, Selasa (20/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

"Setelah hampir 20 tahun, tidak ada solusi terkait dengan pengolahan sampah di Kota Depok. TPA yang ada menjadi sumber masalah bagi warga masyarakat sekitar," kata Hendrik.

Menurut Hendrik, pengelolaan sampah di Kota Depok masih tradisional, berbeda dengan kota lain yang dipimpin oleh Kader PDIP.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved