Penjabat Pengganti Anies Baswedan

Soal Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan, HIPMI Jaya: Semoga Gampang Ditemui dan Komunikatif

Ketua Umum HIPMI Jaya Sona Maesana berharap sosok yang nantinya akan menggantikan Gubernur DKI Anies Baswedan bisa mendukung perkembangan dunia usaha.

Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ilustrasi Kursi Kepala Daerah. Ketua Umum HIPMI Jaya Sona Maesana berharap sosok yang nantinya akan menggantikan Gubernur DKI Anies Baswedan bisa mendukung perkembangan dunia usaha. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya Sona Maesana turut berkomentar soal kandidat penjabat (Pj) Gubernur DKI.

Ia pun berharap, sosok yang nantinya akan menggantikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa mendukung perkembangan dunia usaha.

"Kami berharap, Pj Gubernur DKI ke depan harus accessible dan komunikatif. Jadi, mudah diajak komunikasi dan gampang diajak ketemu," ucapnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/9/2022).

Menurutnya, hal ini sangat krusial agar para pengusaha bisa menyampaikan aspirasi atau harapannya terhadap pemimpin.

Apalagi, dunia usaha cukup terpukul setelah dua tahun terakhir ini dilandai pandemi Covid-19.

Baca juga: Pj Gubernur DKI Harus Punya Kompetensi dan Berpengalaman, Peneliti BRIN Sebut Sosok Ini

"Lalu, kenaikan bahan pokok itu juga mempengaruhi supply demand, semoga penjabat bisa mengerti itu dan memahami kebutuhan pelaku usaha," ujarnya.

Ia pun turut menyoroti masalah pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan pada 2024 mendatang.

Kolase Foto Heru Budi Hartono, Bahtiar dan Marulla Matali.
Kolase Foto Heru Budi Hartono, Bahtiar dan Marulla Matali. (Kolase Foto TribunJakarta)

Sona berharap, meski tak lagi menyandang status sebagai IKN, namun Jakarta masih tetap menjadi pusat bisnis dan perekonomian.

"Jangan sampai kami para pelaku usaha tidak dilibatkan dalam rencana strategis pembangunan Jakarta sebagai kota bisnis," kata dia.

"Kan proses transisi ini sudah berlangsung di Kalimantan Timur, tetapi Jakarta jangan sampai ketinggalan," sambungnya.

Sebagai informasi tambahan, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal berakhir 16 Oktober mendatang.

Walau demikian pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI baru akan dilaksanakan pada akhir 2024 mendatang.

Baca juga: Serahkan ke Jokowi, Ini Penilaian Wagub Ariza Terhadap Kandidat Pj Gubernur DKI Pengganti Anies

Oleh karena itu, selama dua tahun ke depan Jakarta akan dipimpin oleh seorang Pj Gubernur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved