Cerita Kriminal

Usai Tawuran Suporter Pecah, FC Bekasi City Diminta Tidak Gratiskan Tiket Penonton

FC Bekasi City diminta tidak gratiskan tiket penonton pasca-tawuran suporter melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Patriot Candrabhaga

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Polisi Hengki di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Senin (19/9/2022). 

Suporter FC Bekasi City tidak tinggal diam, mereka berusaha membalas dengan ejekan hingga petugas kepolisian datang berusaha melerai. 

Petugas juga nampak menyiram menggunakan air mobil damkar agar kedua kubu suporter berhenti bertikai. 

Peluit panjang berhenti, tetapi ketegangan belum mereda. Suporter Brajamusti dan suporter FC Bekasi City kembali terlibat keributan. 

Kali ini di luar stadion, tepatnya di depan gerbang timur Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi hingga ke Jalan Jenderal Ahmad Yani. 

Situasi kericuhan suporter di laga FC Bekasi City vs PSIM Yogyakarta di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Senin (19/9/2022).
Situasi kericuhan suporter di laga FC Bekasi City vs PSIM Yogyakarta di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Senin (19/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Kedua kubu suporter saling serang menggunakan batu, kayu hingga helm melayang. Kaca pos pengamanan stadion juga menjadi sasaran aksi anarkis. 

Polisi berusaha melerai, kedua suporter dipukul mundur. Namun upaya itu belum cukup membuat situasi kondusif. 

Suporter PSIM Yogyakarta yang berkumpul di dekat Stadion sempat melakukan tindakan anarkis dengan menyerang pengendara yang melintas. 

Beruntung aksi ini tidak berlangsung lama, polisi langsung bertindak menenangkan suporter agar tidak berbuat anarkis.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved