Wagub Ariza Sebut Pemprov DKI Tambah 100 Bus Listrik dan 100 Kendaraan Dinas Listrik Tahun Depan

Pemprov DKI Jakarta menargetkan bakal menambah 100 bus listrik Transjakarta pada 2023 mendatang.

Istimewa/Transjakarta
Transjakarta siap mengoperasikan bus listrik EV1 rute Blok M (Jakarta Selatan) menuju kantor Balai Kota DKI Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta menargetkan bakal menambah 100 bus listrik Transjakarta pada 2023 mendatang.

Untuk saat ini, total sudah ada 30 bus Transjakarta yang beroperasi melayani masyarakat.

"Alhamdulillah kami sudah luncurkan 30 bus (listrik) Transjakarta dan Insyaallah akan diupayakan sampai 100 di tahun ini," ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Wagub Ariza) di Balai Kota, Senin (19/9/2022) malam.

"Tahun depan juga demikian, diupayakan juga kalau bisa lebih dari 100 di tahun depan. Setidaknya 100 mobil Transjakarta," sambungnya.

Orang nomor dua di DKI ini menyebut, pengadaan bus listrik ini akan terus dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Masuk Proyek Investasi Pembangunan Kota Jakarta, Ada Investor yang Melirik Bus Listrik Transjakarta 

Ariza bilang, ini merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI dalam menekan polusi udara.

Selain itu, ini juga merupakan upaya pemerintah mengajak masyarakat menggunakan transportasi umum.

"Kami punya niat baik, komitmen yang kuat untuk pengadaan mobil listrik," ujarnya.

Selain menambah jumlah bus listrik, Pemprov DKI mulai tahun depan juga akan melakukan pengadaan mobil dinas berbasis kendaraan listrik.

Ariza bilang, hal ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 yang diterbitkan Presiden Joko Widodo pada13 September lalu.

Adapun Inpres tersebut berisi tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

"Diupayakan 100 (kendaraan dinas bermotor listrik). Tapi, anggarannya masih dalam pembahasan, nanti setelah diketok anggarannya haru ketahuan berapa yang dimungkinkan," kata Ariza.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved