Asal-usul Peristiwa Rebo Wekasan, Bagaimana Hukum Meyakininya Menurut Pandangan Islam?

Ini asal-usul peristiwa Rebo Wekasan yang dipercaya hari tersial sepanjang tahun, lengkap dengan hukum meyakininnya dalam pandangan islam.

Editor: Muji Lestari
Pixabay
Ilustrasi berdoa. Ini asal-usul peristiwa Rebo Wekasan yang dipercaya hari tersial sepanjang tahun, lengkap dengan hukum meyakininnya dalam pandangan islam. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mengenal asal-usul Rebo Wekasan yang dipercaya hari tersial sepanjang tahun, disertai dan tata cara salat tolak bala.

Rabu Wekasan atau Rebo Wekasan adalah salah satu perayaan yang masih dijalankan masyarakat Jawa, khususnya menjelang memasuki bulan Maulid atau Mulud atau Rabbiul Awal.

Di tahun 2022, Rebo Wekasan jatuh pada Rabu (21/9/2022).

Lantas, apa itu Rebo Wekasan?

Baca juga: Mitos Rebo Wekasan 21 September 2022, Benarkah Jadi Hari Paling Sial Sepanjang Tahun?

Mengutip dari laman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik, disparbud.gresikkab.go.id, Rebo Wekasan atau Rebo Pungkasan merupakan kegiatan masyarakat Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Rebo Wekasan adalah sedekah bumi berupa selamatan di sekitar Telaga Suci.

Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu terakhir di Bulan Safar.

Menurut cerita tutur, pada hari Rabu terakhir di Bulan Safar, Tuhan yang Maha Esa mengabulkan permintaan masyarakat Dusun Sumber Desa Suci, yang telah lama menantikan sumber air guna mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari.

Sehingga pada malam hari Rabu akhir bulan Safar, masyarakat mengadakan selamatan sedekah bumi dengan harapan mendapatkan berkah dari Tuhan yang Maha Esa. Tradisi ini dilakukan sampai sekarang.

Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa. Mengenal asal-usul Rebo Wekasan serta tata cara shalat tolak bala (Net)

 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved