Nelayan Pulau Pari Keluhkan Kondisi Cuaca: Sering Batal Melaut, Pernah Hampir Tergulung Ombak

Nelayan asal Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu mengeluhkan kondisi cuaca beberapa waktu belakangan yang sulit ditebak.

Istimewa/KKP via Tribunnews.com
Ilustrasi Kapal Nelayan. Nelayan asal Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu mengeluhkan kondisi cuaca beberapa waktu belakangan yang sulit ditebak. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Nelayan asal Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu mengeluhkan kondisi cuaca beberapa waktu belakangan yang sulit ditebak.

Kondisi ini membuat tak sedikit nelayan Pulau Pari yang sering batal melaut hingga dihantui bahaya ombak besar di perairan.

Keluhan salah satunya diungkapkan Mustaghfirin atau Bobby, nelayan 50 tahun yang juga Ketua Forum Peduli Pulau Pari.

Bobby mengatakan, kondisi cuaca sulit ditebak dibanding beberapa tahun ke belakang.

"Berbeda dengan 6 sampai 7 tahun lalu, di mana kami masih bisa memprediksi cuaca," kata Bobby memalui keterangan tertulis, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Nelayan di Muara Angke Ikuti Sosialisasi Uang Rupiah Baru dari Bank Indonesia

Bobby menuturkan, sejatinya para nelayan sudah biasa memprediksi cuaca sebelum akhirnya berangkat melaut.

Kendati demikian, kekinian prediksi para nelayan terkait kondisi cuaca sering tak sesuai harapan ketika mereka sudah berada di tengah laut.

Suasana di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (29/4/2021). Para nelayan Cilincing memilih mudik menggunakan perahu di tengah ketatnya larangan pemerintah selama pandemi Covid-19.
Suasana di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (29/4/2021). Para nelayan Cilincing memilih mudik menggunakan perahu di tengah ketatnya larangan pemerintah selama pandemi Covid-19. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Alhasil, tak sedikit yang sampai harus pulang kembali ke Pulau Pari dalam upaya menyelamatkan diri.

"Tidak jarang cuaca yang tadinya baik-baik saja tiba-tiba di tengah perjalanan menjadi buruk sehingga memaksa kami untuk kembali ke pulau dan tidak melaut," ucap Bobby.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved