Revitalisasi Trotoar Margonda Segmen I dan III Dilanjutkan, Telan Biaya Rp 23,5 Miliar

Pemerintah Kota Depok melanjutkan pengerjaan revitalisasi trotoar Jalan Margonda Segmen I dan III. Telan biaya Rp 23,5 miliar.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Pengerjaan revitalisasi Trotoar Jalan Raya Margonda, Jumat (21/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai melanjutkan pengerjaan revitalisasi trotoar Jalan Margonda Segmen I dan III.

"Ya benar, kami tengah melakukan penataan trotoar lanjutan segmen I yang dimulai dari Jalan Dahlia sampai Masjid Ramanda sepanjang kurang lebih 800 meter,” jelas Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty, dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Rabu (21/9/2022).

Sementara untuk Segmen III, pengerjaan sisi Timur dimulai dari kawasan Jembatan Juanda hingga ke kawasan Universitas BSI.

Untuk sisi Barat, pengerjaan Segmen III dimulai dari kawasan SPBU di Jalan Margonda sampai dengan Rumah Makan Bumbu Desa.

"Total panjang trotoar segmen III yang kami tata yaitu 4,8 km. Untuk lebarnya 4 meter, kecuali pekerjaan segmen I lebar trotoar yaitu tiga meter. Untuk segmen III lebih lebar karena akan ada aksesoris yang digunakan seperti bangku, bola-bola dan lampu,” tuturnya.

Baca juga: Detik-detik Pemotor Tewas Usai Tabrak Trotoar, Kurir Dengar Suara Keras: Kayak Bunyi Petasan Teko

Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Jakarta, Pemotor Tewas Menabrak Trotoar di Dekat Tugu Kemanggisan

Lebih lanjut, Citra berujar pengerjaan revitalisasi trotoar Margonda ini berlangsung sejak 6 September hingga 16 Desember 2022.l, dan menelan biaya sebesar Rp 23,5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Depok.

Terakhir untuk Trotoar Margonda Segmen II, pihaknya belum bisa berbuat banyak musabab jalan tersebut kewenangannya ada di Provinsi dan Nasional.

“Untuk Segmen II yang meliputi Jalan Raya Bogor, Jalan Juanda, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Nusantara dan Sawangan tidak bisa kami intervensi karena merupakan kewenangan Jalan Nasional. Ada juga Jalan Provinsi yang juga tidak bisa kami intervensi. Mudah-mudahan pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved