Anak-anak Tuna Rungu Pelajar SLB Negeri 4 Jakarta Dapat Pelatihan Keterampilan Membatik Ecoprint

Anak-anak pelajar SLB Negeri 4 Jakarta, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara mendapatkan pelatihan keterampilan membatik.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Anak-anak pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 4 Jakarta, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara mendapatkan pelatihan keterampilan membatik dengan metode ecoprint, Kamis (22/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Anak-anak pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 4 Jakarta, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara mendapatkan pelatihan keterampilan membatik.

Lewat program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk Pertamina Sahabat Difabel, para pelajar yang merupakan penyandang disabilitas itu berlatih membatik dengan metode ecoprint.

Kepala SLB Negeri 4 Jakarta Sukimin mengatakan, dari 233 pelajar di institusi pendidikan yang dipimpinnya, dipilih 10 orang anak-anak setingkat SMA untuk mengikuti pelatihan membatik ecoprint ini.

"Dan anak-anak yang kami ujicobakan untuk pelatihan ecoprint tadi adalah anak-anak yang tuna rungu semua," kata Sukimin di lokasi, Kamis (22/9/2022).

Sukimin menuturkan, bobot pendidikan keterampilan memang lebih besar dijalankan di SLB Negeri 4 Jakarta, terutama bagi pelajar setingkat SMA.

Baca juga: Ratusan Penyandang Disabiltas Dapat Vaksinasi Booster di SLB Negeri 9 Tanjung Priok

Secara keseluruhan, 28 jam mata pelajaran difokuskan pada keterampilan, sedangkan 12 jam untuk pendidikan akademik.

"Makanya pendidikan keterampilan di sini tiga hari penuh itu di SMA, sedangkan SMP itu dua hari penuh. Itu dari pagi sampai siang," ucapnya.

Anak-anak pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 4 Jakarta, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara mendapatkan pelatihan keterampilan membatik dengan metode ecoprint, Kamis (22/9/2022).
Anak-anak pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 4 Jakarta, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara mendapatkan pelatihan keterampilan membatik dengan metode ecoprint, Kamis (22/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Instruktur Pelatihan Batik Ecoprint, Tati Leliana Purba mengatakan, pelatihan ini bertujuan menggali potensi para pelajar SLB Negeri 4 Jakarta sekaligus mengajarkan kemandirian terhadap mereka.

Keterbatasan anak-anak SLB dalam mendengar dan berbicara tidak menghalangi mereka untuk menghasilkan karya kreatif dan bernilai jual tinggi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved