Anies Baswedan Masukkan JIS dalam Kawasan Strategis Sosial dan Budaya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memasukkan JIS dan Cikini ke dalam kawasan strategis sosial dan budaya. Ini daftar kawasan strategis lainnya.

Kolase Foto TribunJakarta
Kolase Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Stadion JIS. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memasukkan JIS dan Cikini ke dalam kawasan strategis sosial dan budaya. Ini daftar kawasan strategis lainnya, Kamis (22/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal mengelompokkan sejumlah wilayah di Jakarta dalam kawasan strategis.

Tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 25 Tahun 2022 tentang Rencana Pembangunan Daerah Tahun 2023-2026, kawasan strategis bertujuan untuk ekonomi, sosial dan budaya, serta lingkungan.

"Dalam rancangan RTRW 2040 direncanakan pula kawasan-kawasan strategis untuk kepentingan Ekonomi, Sosial dan Budaya, serta Lingkungan," bunyi RPD tersebut dikutip TribunJakarta.com, Kamis (22/9/2022).

Untuk kawasan strategis ekonomi yang direncanakan antara lain Segitiga Emas atau Sudirman, Kuningan dan Rasuna sebagai central business district dan inovasi digital.

Dilanjut dengan pulau pariwisata di Kepulauan Seribu, kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) dan Perkampungan Industri Kecil (PIK) Pulogadung sebagai sentra UMKM dan green industry, sentra perikanan, serta Tanah Abang dan Tanjung Priok sebagai hub logistik dan perdagangan.

Baca juga: Elektabilitas Anies Baswedan Terus Meningkat, NasDem, Demokrat, dan PKS Yakin Usung di Pilpres 2024?

Baca juga: Anies yang Punya Rencana, Gubernur Selanjutnya yang Kerja Integrasikan JIS dengan Transportasi Umum

Selanjutnya, kawasan strategis sosial dan budaya yang direncanakan antara lain kawasan Cikini, Jakarta International Stadium (JIS), Bandar Kemayoran dan Ancol.

Serta kawasan wisata budaya pesisir, Setu Babakan, Menteng dan Kebayoran Baru untuk pengembangan budaya urban dan cagar budaya.

"Adapun Kawasan Strategis Lingkungan direncanakan pada kawasan lindung pesisir untuk pengembangan mangrove dan Pulau Tidung Kecil untuk konservasi terumbu karang, edukasi dan pengembangan eco-tourism," lanjut bunyi RPD tersebut.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved