DPRD Ingatkan Anggaran Karangan Bunga Rp1,1 M Tidak Jadi Kampanye Terselubung Plt Wali Kota Bekasi

Kota Bekasi saat ini hanya memiliki satu kepala daerah yakni Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Artinya, anggaran karangan bunga saat ini khusus

Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com
Karangan Bunga di Pemkot Bekasi, Senin (10/1/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - DPRD Kota Bekasi ingatkan anggaran karangan bunga Rp1,1 Miliar tidak dijadikan kampanye terselubung Plt Wali Kota. 

Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar Daryant mengatakan, budaya memberikan karangan bunga kepala daerah memang kerap dilakukan. Dan DPRD dalam hal ini tidak melarang aktivitas tersebut.

Namun, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto harus bijak memanfaatkan anggaran belanja. 

"Catatan kami dari DPRD tidak ada kampanye terselubung dalam anggaran tersebut," kata Daryanto, Kamis (22/9/2022). 

Dia memastikan, anggaran karangan bunga yang diajukan Pemkot Bekasi melalui Sekretariat Daerah (Setda). 

Dana Rp1,1 miliar itu murni diperuntukkan bagi kepala daerah dalam hal ini Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi. 

Baca juga: Anggaran Karangan Bunga Pemkot Bekasi Terus Naik hingga Rp1,1 Miliar, Dulu Kadang Kambing Rp 2.3 M

Kota Bekasi saat ini hanya memiliki satu kepala daerah yakni Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Artinya, anggaran karangan bunga saat ini khusus disiapkan bagi sosok tunggal. 

"Memang hal tersebut dipersiapkan toh itu tidak langsung habis juga bisa jadi yang tidak terpakai masuk SILPA," tegas dia. 

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi periode 2018-2023, Rahmat Effendi (Pepen; kiri) - Tri Adhianto Tjahjono (kanan) didampingi istri masing-masing. Terkini, Tri Adhianto diangkat sebagai Plt Wali Kota Bekasi setelah Rahmat Effendi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan sup dari KPK pada Desember 2021.
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi periode 2018-2023, Rahmat Effendi (Pepen; kiri) - Tri Adhianto Tjahjono (kanan) didampingi istri masing-masing. Terkini, Tri Adhianto diangkat sebagai Plt Wali Kota Bekasi setelah Rahmat Effendi terjaring operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan sup dari KPK pada Desember 2021. (Warta kota/Muhammad Azzam)

Dari laman Lembaga Kebijakan Belanja Barang/Jasa Pemerintah lpse.bekasikota.go.id, Pemkot Bekasi beberapa tahun terakhir selalu memasukkan paket belanja karangan bunga

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved