Dugaan Gubernur Anies Perintahkan Para Lurah Tarik Sumbangan ke Warga, PSI Segera Layangkan Surat

Apalagi, saat didatangi dan dikonfirmasi, lurah itu pun tak mengelak dan mengaku memungut sumbangan berdasarkan perintah dari Gubernur Anies Baswedan.

net
Ilustrasi penarikan sumbangan - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mendapat laporan warga adanya penarikan sumbangan saat mengurus dokumen di kantor kelurahan atas perintah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta bakal menyurati Gubernur Anies Baswedan soal dugaan adanya perintah kepada para lurah untuk tarik sumbangan ke warga.

Anggota Fraksi PSI Justin Adrian Untayana mengatakan, surat itu disampaikan untuk menanyakan kebenaran perintah atau arahan soal penugasan lurah mencari sumbangan.

"Paling lama Senin (surat dikirim ke Gubernur Anies Baswedan)," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Justin menyebut, langkah PSI ini diambil setelah adanya pengaduan warga yang mengaku dimintai sumbangan saat mengurus dokumen di salah satu kelurahan.

Mendengar laporan tersebut, Justin langsung menyambangi kantor kelurahan tersebut.

Baca juga: Emak-emak Emosi Sambangi Kantor Lurah Jembatan Lima, Kesel Sama Pemimpin yang Baru: Ini Dimanipulasi

Apalagi, saat didatangi dan dikonfirmasi, lurah itu pun tak mengelak dan mengaku memungut sumbangan berdasarkan perintah dari Gubernur Anies Baswedan.

"Lurahnya diperintahkan (ngakunya ada surat instruksi) untuk mengumpulkan sumbangan dan dipatok juga targetnya," ujarnya.

Justin Adrian Untayana, anggota DPRD DKI Jakarta dari partai PSI untuk periode  2019-2014 ungkap akan mudah beradaptasi, Senin (26/8/2019)
Justin Adrian Untayana, anggota DPRD DKI Jakarta dari partai PSI untuk periode  2019-2014 ungkap akan mudah beradaptasi, Senin (26/8/2019) (TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina)

Dari keterangan sang lurah, Gubernur Anies menargetkan sumbangan sebesar Rp88 juta untuk zakat dan Rp55 juta untuk Palang Merah Indonesia (PMI).

Justin pun menilai tugas yang mengumpulkan sumbangan ini sangat memberatkan lurah.

Baca juga: Ikut Tanda Tangan SK, Anak Buah Anies Baswedan Mengaku Tak Tahu Ada Pungli Guru Honorer

Apalagi, selama ini lurah punya tugas berat untuk memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada warganya.

"Lurahnya bilang, mereka akan lebih lsga bila tidak dibebankan tanggung jawab dan target itu," kata dia.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved