Kenaikan Harga BBM

Tolak Kenaikan Harga BBM, Syahganda Nainggolan: Sebaiknya Rakyat Mendukung Gerakan Mahasiswa

Syahganda Nainggolan, mengatakan sebaiknya masyarakat mendukung gerakan mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM.

Editor: Wahyu Septiana
Istimewa
Pertemuan tokoh-tokoh nasional yang diselenggarakan 'Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia (PMKI)', di Jakarta, Rabu (21/09/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) telah membuat masyarakat menjerit.

Gerakan mahasiswa pun telah menyeruak di sejumlah jalanan ibu kota.

Mereka berunjuk rasa, tegas menolak kenaikan harga BBM.

Menaggapi hal ini, Ketua Lembaga Kajian Publik Sabang Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, mengatakan sebaiknya masyarakat mendukung gerakan mahasiswa tersebut.

"Gelombang aksi gerakan mahasiswa di berbagai wilayah tanah air dalam menolak kenaikan BBM perlu terus didukung seluruh rakyat Indonesia," kata Syahganda dalam pertemuan tokoh-tokoh nasional yang diselenggarakan 'Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia (PMKI)', di Jakarta, Rabu (21/09/2022).

"Jangan dibiarkan gerakan tersebut melemah," lanjutnya.

Baca juga: Spanduk Penolakan Kenaikan BBM Kader PKS Disebut PDIP Hanya Oportunisme Politik, Ini Alasannya

Dalam pertemuan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional yaitu Ahmad Yani, Said Didu, Habil Marati, Edy Mulyadi, Rocky Gerung, Lieus Sungkarisma, pegiat media Teguh Santosa, dan anggota DPD RI Tamsil Linrung.

Lebih lanjut, Syahganda mengatakan gerakan mahasiswa merupakan pelita bagi arah perubahan ke depan.

Menurutnya, gerakan mahasiswa yang massif dan meluas ini tidak membahayakan situasi nasional.

Aktivis sekaligus Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan
Aktivis sekaligus Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan (Istimewa Via tribunnews)

"Kita melihat gerakan mahasiswa bersama kelompok buruh, elemen rakyat, serta umat Islam sudah semakin berkembang membesar, kritis, memuncak, serta terus disuarakan dengan cara-cara menuju perubahan bagi Indonesia ke depan," ucap Syahganda.

"Saat ini energi rakyat untuk berbenah pascapandemi Covid-19, lumpuh akibat kenaikan BBM. Kenaikan BBM saat ini, betul-betul membebani masyarakat bawah," pungkas Syahganda.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved